Mengapa di Tiongkok, narasi mulai menggantikan hasil? Ketika hasil semakin sulit dievaluasi, mengakui bias, dan menjadi semakin tidak aman, sistem akan beralih ke cara lain, yaitu bercerita. Jadi, kita tidak lagi hanya membicarakan hasil, tetapi juga pencapaian, keberhasilan, kebesaran, kebenaran, dan jalan. Kesamaan dari kata-kata ini adalah bahwa mereka tidak memerlukan perbandingan, juga tidak memerlukan evaluasi ulang. Ketika narasi mendahului evaluasi hasil, maka kehilangan kemampuan untuk mengoreksi arah. Narasi dapat menjelaskan segalanya, tetapi tidak dapat memperbaiki arah.
Lihat Asli