Belakangan ini alat AI generatif sedang naik daun, tetapi juga menimbulkan masalah bagi komunitas open source. Bayangkan: AI dapat dengan cepat menghasilkan kode PR, terdengar bagus, tetapi masalahnya—kualitasnya beragam. Kontributor mungkin benar-benar ingin membantu, atau mungkin hanya ingin menambah angka. Bagaimanapun, pemelihara yang rugi, harus meninjau baris demi baris untuk memastikan tidak ada bug.
Hasilnya? Volume kerja meningkat pesat. Lebih menyakitkan lagi, pemelihara sendiri juga menggunakan AI untuk mempercepat pengembangan, sehingga tenaga menjadi lebih terbatas. Sekarang sudah
Lihat Asli