Sekretaris Jenderal PBB menyerukan penguatan tata kelola kecerdasan buatan; membentuk grup independen beranggotakan 40 orang. Menurut Sekretaris Jenderal PBB Guterres di Markas Besar PBB New York, kecerdasan buatan membutuhkan kerangka tata kelola global yang lebih kuat, karena semakin cepat perkembangan kecerdasan buatan namun tanpa aturan bersama, semakin kecil pengaruh pemerintah dan masyarakat terhadap hasilnya. PBB baru-baru ini membentuk sebuah grup ilmiah kecerdasan buatan internasional independen yang terdiri dari 40 ahli dari seluruh dunia, yang bertujuan membantu menghilangkan kesenjangan pengetahuan dan menilai dampak nyata kecerdasan buatan terhadap ekonomi dan masyarakat.
XiaoweiIsA9








