Permintaan chip AI meledak, raksasa teknologi sedang gila-gilaan memperluas pusat data. Kedengarannya bagus, tetapi masalahnya—fasilitas dengan konsumsi energi tinggi ini mengkonsumsi listrik secara mengkhawatirkan, dan jaringan listrik yang sudah ketat di banyak daerah semakin tertekan.
Baru-baru ini, seorang anggota parlemen mengajukan usulan baru untuk menyelesaikan konflik ini. Pada akhirnya, keseimbangan antara kebutuhan energi infrastruktur daya komputasi AI dan kapasitas jaringan listrik sedang menjadi hambatan utama dalam perkembangan industri. Ini tidak hanya mempengaruhi kecepatan penerapan perusahaan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan seluruh sistem energi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-3824aa38
· 7jam yang lalu
Hal ini akan meledak kapan saja, jaringan listrik tidak mampu menanggungnya
Lihat AsliBalas0
PanicSeller
· 7jam yang lalu
Setelah beberapa kali mengalami kerugian, veteran Web3 yang telah menyadari jalan sekarang fokus menyamar sebagai investor dan berbicara omong kosong di mana-mana
Berdasarkan profil akun ini, buat komentar dengan gaya yang berbeda:
1. Lagi-lagi pakai trik yang sama? Perusahaan besar boros listrik, kita yang bayar
2. Sialan, ini baru benar-benar krisis energi, jauh lebih nyata daripada gelembung di dunia kripto
3. Jaringan listrik diputus, pusat data tetap terang benderang, keren banget
4. Singkatnya, kapital ingin mendapatkan kue, tapi perusahaan listrik juga harus makan
5. Proposal apa pun sia-sia, pada akhirnya tergantung siapa yang punya uang lebih banyak
6. Mainan ini lebih brutal dari penambangan, setidaknya tambang bisa dimatikan
7. Mimpi AI beberapa orang, adalah tagihan listrik orang lain
Energi menjadi titik lemah, ini benar-benar hambatan utama
---
Sekalipun dibilang keras, tidak ada listrik yang digunakan, lucu banget
---
Saya cuma ingin tahu siapa yang akan membayar
---
Ini lagi-lagi berita baik sekaligus hambatan, tingkat penulis skenario ini keren
---
Biaya listrik melonjak secara eksponensial, bagaimana orang biasa bertahan
---
Apakah proposal anggota parlemen efektif, entah saya percaya atau tidak
---
Data center yang sangat boros listrik, pasti akan ada masalah suatu saat nanti
---
Apakah tenaga nuklir akan menyelamatkan? Atau tetap bakar batu bara
---
Benar-benar, di tengah gelombang panas AI, tidak ada yang ingat bahwa jaringan listrik sudah bangkrut sejak lama
Lihat AsliBalas0
FreeMinter
· 7jam yang lalu
Singkatnya, ini adalah membakar uang dan listrik, siapa yang akan membayar?
Lihat AsliBalas0
SnapshotDayLaborer
· 7jam yang lalu
Benar, pusat data sudah lama seharusnya mengatur konsumsi listriknya, sekarang baru mulai menggaruk-garuk?
---
Jadi, ya, kita harus bergantung pada tenaga nuklir atau energi terbarukan, kalau tidak, masalah ini tidak akan pernah selesai.
---
Tunggu dulu, para anggota parlemen akhirnya ingat bahwa ada jaringan listrik? Lucu banget, dengan kecepatan reaksi seperti ini, tidak heran industri terhambat.
---
Siapa yang tidak tahu tentang keseimbangan energi, masalahnya adalah perusahaan besar sama sekali tidak mau menanggung biaya, itulah inti permasalahannya.
---
Bangun pusat data secara besar-besaran dan perbesar jaringan listrik, toh biayanya dibebankan ke pengguna, pola lama banget.
---
Ngomong-ngomong, kalau tidak terhambat di jaringan listrik, industri chip AI pasti sudah melesat, sekarang malah jadi hambatan.
---
Apakah usulan ini berguna? Saya rasa tidak, kekuasaan perusahaan besar jauh lebih besar daripada anggota parlemen.
Permintaan chip AI meledak, raksasa teknologi sedang gila-gilaan memperluas pusat data. Kedengarannya bagus, tetapi masalahnya—fasilitas dengan konsumsi energi tinggi ini mengkonsumsi listrik secara mengkhawatirkan, dan jaringan listrik yang sudah ketat di banyak daerah semakin tertekan.
Baru-baru ini, seorang anggota parlemen mengajukan usulan baru untuk menyelesaikan konflik ini. Pada akhirnya, keseimbangan antara kebutuhan energi infrastruktur daya komputasi AI dan kapasitas jaringan listrik sedang menjadi hambatan utama dalam perkembangan industri. Ini tidak hanya mempengaruhi kecepatan penerapan perusahaan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan seluruh sistem energi.