Amerika Serikat dan Iran tidak menunjukkan tanda-tanda akan memperpanjang gencatan senjata yang dijadwalkan berakhir pada tanggal 17 (waktu setempat), menurut laporan media politik AS Politico pada tanggal 14. Seorang pejabat senior Gedung Putih menggambarkan situasi antara kedua negara sebagai “mandek” dan menyatakan bahwa hingga sore itu, belum ada informasi yang diterima terkait perpanjangan gencatan senjata. Pejabat tersebut menjelaskan bahwa faktor krusialnya adalah apakah Iran bersedia datang ke meja perundingan dan mencapai kesepakatan, seraya menambahkan bahwa “saat ini, mereka tidak melakukan itu.” Poin-poin utama yang masih diperdebatkan mencakup penanganan aset keuangan Iran yang dibekukan dan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, termasuk blokade angkatan laut AS terhadap Iran. Kepemimpinan Iran baru-baru ini menyampaikan tuntutan yang mencakup reparasi atas kerusakan akibat perang, pencairan aset, dan penghentian ancaman di semua lini.
Aset yang Dibekukan dan Pelayaran di Selat Hormuz Tetap Menjadi Hambatan Utama
Politico mengidentifikasi poin-poin perselisihan saat ini sebagai penanganan aset keuangan Iran yang dibekukan dan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, termasuk blokade angkatan laut AS terhadap Iran. Kepemimpinan Iran baru-baru ini menyampaikan tiga tuntutan spesifik: reparasi atas kerusakan akibat perang, pencairan aset yang dibekukan, dan penghentian ancaman di semua lini. Pejabat Gedung Putih tersebut menyatakan bahwa “tidak penting seberapa dekat atau seberapa jauh posisi kita,” seraya menekankan bahwa “yang penting adalah apakah Iran bersedia datang ke meja perundingan dan mencapai kesepakatan.”
Struktur Tiga Faksi Iran Memperumit Perundingan
Pejabat senior Gedung Putih tersebut mengaitkan kesulitan dalam perundingan dengan Iran yang terbagi menjadi tiga faksi. Ketiga faksi tersebut terdiri atas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), ulama, dan kepemimpinan pemerintahan. Menurut pejabat tersebut, mencapai kesepakatan dengan satu faksi tidak berarti faksi-faksi lainnya akan menyetujuinya. Pejabat itu menyatakan, “Kami tahu bahwa agar suatu kesepakatan efektif, kesepakatan itu harus mendapatkan persetujuan semua pihak,” seraya menambahkan bahwa “mereka tahu posisi kami, tetapi kami sering kali tidak tahu posisi mereka. Mereka terus mengubah tuntutannya.”
AS Menyatakan Usulan Tarif untuk Melintas di Selat Hormuz Tidak Dapat Ditawar
Pengenaan tarif untuk melintas di Selat Hormuz merupakan syarat yang sama sekali tidak dapat diterima oleh Amerika Serikat. Pejabat senior Gedung Putih tersebut menyebutnya sebagai “hal yang sejak awal tidak dapat dibahas.” Pejabat itu menyatakan, “Tidak ada tarif. Tidak ada biaya. Tidak ada kendali. Bagaimanapun Anda mengungkapkannya, hal itu sejak awal tidak dapat dibahas.” Ini merupakan garis merah tegas dalam perundingan yang sedang berlangsung antara kedua negara.
Keraguan Muncul atas Efektivitas Sanksi Ekonomi Tambahan
Sementara Amerika Serikat telah mengisyaratkan sanksi ekonomi tambahan terhadap Iran, muncul pertanyaan mengenai efektivitasnya. Sumber yang mengetahui perundingan tersebut mengatakan kepada Politico, “Saya pikir (pemerintahan Trump) akan menemukan bahwa tingkat toleransi Iran terhadap tekanan terlalu tinggi sehingga tekanan ekonomi tidak akan efektif,” seraya menambahkan bahwa “jika ada peluang untuk menstabilkan situasi sebelum pemilu, mereka (AS) perlu bertindak cukup cepat.”
FAQ
Kapan gencatan senjata AS-Iran berakhir?
Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan berakhir pada tanggal 17 (waktu setempat). Hingga tanggal 14, saat Politico melaporkan situasi tersebut, tidak satu pun dari kedua negara menunjukkan tanda-tanda akan memperpanjang gencatan senjata.
Apa hambatan utama yang mencegah perpanjangan gencatan senjata AS-Iran?
Hambatan utama mencakup penanganan aset keuangan Iran yang dibekukan dan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, termasuk blokade angkatan laut AS terhadap Iran. Iran menuntut reparasi atas kerusakan akibat perang, pencairan aset yang dibekukan, dan penghentian ancaman di semua lini, sementara AS menyatakan tarif yang diusulkan Iran untuk melintas di Selat Hormuz tidak dapat ditawar.
Mengapa perundingan AS-Iran disebut mandek?
Seorang pejabat senior Gedung Putih mengaitkan perundingan yang mandek dengan struktur internal Iran, yang terbagi menjadi tiga faksi: Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), ulama, dan kepemimpinan pemerintahan. Mencapai kesepakatan dengan satu faksi tidak menjamin persetujuan dari faksi lainnya, sehingga konsensus sulit dicapai.