Menurut data MarketWatch dan FactSet, pada 13 Agustus, S&P 500 mencapai rekor tertinggi sementara VIX turun ke level terendah sejak awal Januari, menciptakan dinamika pasar yang langka. Chicago Board Options Exchange Volatility Index (VIX) sempat turun ke 14,39 pada 12 Agustus sebelum naik pada 13 Agustus, mengindikasikan bahwa reli terbaru mungkin sudah berlebihan.
Analis pasar memperingatkan bahwa volatilitas rendah saat ini menyamarkan risiko yang masih membayangi, bukan menghilangkannya. SentimenTrader mencatat bahwa meskipun penurunan tajam dalam waktu dekat mungkin tidak terjadi ketika VIX berada di bawah 15, periode tenang tersebut dapat mendahului aksi jual yang lebih ganas. Seperti dinyatakan Stephen Innes dari SPI Asset Management, ketenangan saat ini bersifat menipu, dengan posisi pasar rentan bergerak ke arah mana pun, bergantung pada katalis berikutnya.