Menteri Luar Negeri Korea Selatan Jo Hyun bersaksi dalam sidang Komite Urusan Luar Negeri Majelis Nasional pada 19 Agustus bahwa keputusan untuk mempersingkat latihan militer gabungan Ulchi Freedom Shield (UFS) diambil melalui koordinasi erat antara Menteri Pertahanan Ahn Gyu-back dan pihak AS setelah Presiden AS Donald Trump memberikan arahan. Menteri tersebut menyatakan bahwa pejabat pemerintah Korea Selatan maupun AS tidak menerima pemberitahuan sebelumnya mengenai unggahan Trump di Truth Social pada 16 Agustus (waktu setempat) yang memerintahkan pengurangan skala latihan militer gabungan. Ini merupakan kali pertama latihan gabungan AS-Korea Selatan yang sedang berlangsung dipersingkat atas permintaan AS. Kepala Staf Gabungan mengumumkan bahwa periode latihan disesuaikan dari yang semula direncanakan pada 17–27 Agustus menjadi 17–21 Agustus.
Jo Hyun Menjelaskan Proses Pengambilan Keputusan terkait Latihan UFS
Menanggapi pertanyaan anggota parlemen Partai People Power Kim Dae-sik mengenai apakah pemerintah Korea Selatan telah diajak berkonsultasi sebelumnya terkait pengurangan periode latihan UFS, Jo Hyun menyatakan: "Setelah unggahan Truth Social tersebut muncul, Menteri Pertahanan Ahn Gyu-back berkoordinasi erat dengan pihak AS untuk mengambil keputusan ini." Ketika Kim bertanya apakah pemberitahuan tersebut bersifat sepihak, Jo menegaskan: "Jika pertanyaannya adalah apakah pengurangan periode latihan merupakan pemberitahuan sepihak, saya rasa tidak. Menteri pertahanan berkoordinasi dengan pihak AS, jadi saya tidak menganggapnya sebagai pemberitahuan sepihak."
Menteri luar negeri tersebut mengakui bahwa arahan Trump di Truth Social mengejutkan kedua pemerintah: "Bukan hanya pemerintah kami, para pejabat pemerintah AS juga sama sekali tidak mengetahuinya sebelumnya. Oleh karena itu, kami juga tidak diberi tahu sebelumnya." Jo menambahkan bahwa "aliansi Korea Selatan-AS solid dan kami terus melakukan konsultasi yang sangat erat di semua tingkatan."
Trump Memerintahkan Pengurangan Latihan Gabungan melalui Truth Social
Pada 16 Agustus (waktu setempat), Trump mengunggah di Truth Social: "Mengingat pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan saya memiliki hubungan yang sangat baik, saya tidak senang dengan kenyataan bahwa Amerika Serikat telah lama menyetujui untuk berpartisipasi dalam latihan militer gabungan dengan Korea Selatan." Ia mengarahkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk secara signifikan mengurangi skala latihan militer gabungan AS-Korea Selatan.
Kepala Staf Gabungan Mengumumkan Penyesuaian Periode Latihan
Setelah arahan Trump, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengumumkan pada 19 Agustus bahwa latihan UFS, yang semula dijadwalkan berlangsung dari 17 hingga 27 Agustus, akan disesuaikan menjadi 17 hingga 21 Agustus atas usulan pihak AS. Penyesuaian ini merupakan pemendekan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap latihan gabungan yang telah dimulai, atas permintaan AS.
FAQ
Apa yang disampaikan Menteri Luar Negeri Korea Selatan mengenai pengurangan latihan UFS pada 19 Agustus?
Menteri Luar Negeri Jo Hyun bersaksi bahwa Menteri Pertahanan Ahn Gyu-back berkoordinasi erat dengan pihak AS setelah unggahan Trump di Truth Social untuk memutuskan pemendekan periode latihan. Jo menyatakan bahwa keputusan tersebut bukan pemberitahuan sepihak dari AS, melainkan hasil koordinasi.
Mengapa latihan Ulchi Freedom Shield dipersingkat?
Latihan tersebut dipersingkat setelah Trump mengarahkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth pada 16 Agustus (waktu setempat) untuk secara signifikan mengurangi skala latihan militer gabungan. Trump menyebut hubungannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sebagai alasan ketidakpuasannya terhadap latihan gabungan yang sedang berlangsung.
Bagaimana periode latihan UFS disesuaikan?
Kepala Staf Gabungan mengumumkan bahwa periode latihan diubah dari yang semula direncanakan pada 17–27 Agustus menjadi 17–21 Agustus atas usulan pihak AS. Ini merupakan kali pertama latihan gabungan AS-Korea Selatan yang sedang berlangsung dipersingkat atas permintaan AS.