Indonesia Menyetujui Tambahan Kuota 25 Juta Ton Bijih Nikel untuk WBN, Menaikkan RKAB Tahunan menjadi 37 Juta Ton

XNI-1,06%

Menurut SMM, pemasok bijih nikel terbesar di Indonesia, Weda Bay Nickel (WBN), telah disetujui untuk mendapatkan kuota RKAB tambahan sekitar 25 juta ton bijih nikel basah untuk paruh kedua 2026, sehingga kuota tahunannya menjadi sekitar 37 juta ton.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia menyatakan bahwa pihaknya secara bertahap melonggarkan kuota RKAB sembari memprioritaskan perusahaan yang membayar biaya royalti lebih tinggi, meskipun belum mengungkapkan angka kuota spesifik kepada publik untuk mencegah gangguan pasar akibat kelebihan pasokan.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar