Kejahatan kripto bergeser dari peretasan ke penculikan: Sejumlah kasus penculikan untuk tebusan dilaporkan dalam beberapa tahun terakhir

BTC0,56%
Kejahatan terkait mata uang kripto semakin menargetkan individu secara langsung, alih-alih mengeksploitasi kerentanan teknis, sebagaimana ditunjukkan oleh sejumlah kasus yang terdokumentasi dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, trader kripto asal Argentina, Fernando Pérez Algaba, ditemukan tewas dengan tubuh dimutilasi setelah ditembak. Sementara itu, pada 2025, dua pria di New York didakwa menculik seorang pria Italia dan menahannya selama berminggu-minggu untuk memaksanya memberikan kata sandi akses Bitcoin miliknya. Selain itu, David Balland, salah satu pendiri perusahaan dompet perangkat keras Ledger, diculik di Prancis pada 2025 dan ditahan untuk mendapatkan uang tebusan. Departemen Kehakiman AS juga mengungkap kasus lain ketika para pelaku mencuri dompet perangkat keras berisi sekitar 100 BTC (senilai lebih dari 5 juta dolar AS) dengan membobol sebuah rumah. Hal ini menandai pergeseran strategi kriminal: para pelaku kini menargetkan individu kaya secara langsung melalui ancaman fisik, alih-alih berupaya membobol kunci privat secara teknis.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar