Menurut CNBC, pada 13 Agustus, saham Cisco Systems (NASDAQ: CSCO) turun 8,4% menjadi US$113,47, meski perusahaan melaporkan pendapatan kuartal keempat sebesar US$17,3 miliar, melampaui proyeksi Wall Street sebesar US$16,8 miliar. Penurunan saham tersebut mencerminkan kekhawatiran investor bahwa panduan ke depan perusahaan mungkin terlalu konservatif, mengingat kuatnya permintaan terhadap infrastruktur AI.
Cisco mencatat pesanan infrastruktur AI senilai US$4 miliar pada kuartal keempat dan US$9,3 miliar sepanjang tahun penuh. Perusahaan memproyeksikan pendapatan dari segmen hyperscaler hampir berlipat ganda, dari US$4 miliar pada tahun fiskal 2026 menjadi sekitar US$7,5 miliar pada tahun fiskal 2027, didorong oleh peningkatan belanja modal dari penyedia cloud besar.