Menurut analisis CNBC yang terbit pada 30 Juli, model AI Tiongkok menyumbang 48% dari lalu lintas platform yang dipantau OpenRouter pada akhir Juni 2026, naik dari 20% setahun sebelumnya. Sementara itu, model dari AS turun dari 74% menjadi 32%. Pergeseran ini mencerminkan adopsi cepat model open-weight oleh pengembang global, karena NVIDIA, Microsoft, Meta, dan sejumlah perusahaan teknologi besar lainnya mendesak pemerintah AS untuk mengembangkan ekosistem AI terbuka yang kompetitif.
CNBC menyoroti sebuah insiden keamanan di mana pelanggaran pada model OpenAI akhirnya dianalisis menggunakan model open-weight Tiongkok di infrastruktur Hugging Face, setelah pembatasan pada model komersial AS yang tertutup mencegah peneliti menyelidiki serangan tersebut. Kasus ini menegaskan bahwa arsitektur open-weight tidak otomatis menjamin keamanan, sekaligus menunjukkan nilai praktis model terbuka dalam menangani kerentanan.