Anthropic mengonfirmasi bahwa mereka menggunakan teknologi SynthID-Text milik Google DeepMind untuk memberi watermark pada teks yang dihasilkan Claude, berdasarkan pemantauan Beating. Metode ini tidak menyematkan karakter berlebar nol atau kode tersembunyi. Sebaliknya, Claude secara halus menyesuaikan probabilitas pemilihan kata pada titik-titik ketika terdapat beberapa kelanjutan yang masuk akal. Perubahan ini terakumulasi di seluruh teks yang dihasilkan untuk menciptakan sinyal statistik yang dapat dideteksi. Watermark tersebut tidak menambahkan token, hampir tidak berdampak pada kecepatan pembuatan, dan tidak mengubah harga.
Watermark tersebut tidak dapat direkayasa balik untuk mengidentifikasi pengguna. Deteksi hanya mengonfirmasi apakah Claude berperan dalam pembuatan teks, tanpa mengungkapkan siapa atau perusahaan mana yang membuatnya. Beberapa pengguna telah membatalkan langganan Claude sebagai respons terhadap penerapan watermark, meskipun Anthropic melaporkan tidak ada peningkatan churn secara keseluruhan. Perusahaan tersebut berencana merilis API deteksi watermark agar pengguna dan pihak ketiga dapat memverifikasi teks secara mandiri.