Sebuah anak perusahaan CEX di Australia dikenakan denda sipil sebesar 10 juta dolar Australia karena mengklasifikasikan pengguna secara ilegal.

Gate News berita, 27 Maret, Mahkamah Agung Australia memutuskan bahwa departemen derivatif lokal dari suatu CEX harus membayar denda sipil tambahan sebesar 10 juta AUD (sekitar 6,9 juta USD). Denda ini merupakan sanksi tambahan di luar kompensasi sekitar 13,1 juta AUD yang dibayarkan oleh bursa tersebut kepada klien yang terkena dampak pada tahun 2023. Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC) menunjukkan bahwa departemen tersebut salah mengklasifikasikan 524 investor ritel sebagai pelanggan grosir antara Juli 2022 hingga April 2023, yang mengakibatkan mereka terpapar pada derivatif berisiko tinggi tanpa perlindungan konsumen, menyebabkan kerugian dan biaya lebih dari 12 juta AUD. Ketua ASIC Joe Longo menyatakan bahwa hasil ini adalah peringatan yang jelas bagi penyedia layanan keuangan yang ingin beroperasi di Australia. Juru bicara bursa tersebut menyatakan bahwa masalah ini telah diperbaiki pada tahun 2023, dan anak perusahaan terkait Oztures telah menghentikan bisnis derivatif dan mencabut lisensinya.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar