DTCC mengajak standarisasi untuk mencegah fragmentasi DLT

TapChiBitcoin
DEFI-8,29%
TOKEN-3,56%

Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC) baru saja merilis laporan mendalam sepanjang 43 halaman tentang blockchain, menyoroti risiko fragmentasi antar jaringan teknologi buku besar terdistribusi (DLT) yang dapat menghambat proses ekspansi dan penerapan aset digital dalam ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Dokumen ini ditulis bersama oleh DTCC, Clearstream, dan Euroclear, dengan konsultasi dari Boston Consulting Group. Laporan ini menyerukan peningkatan standarisasi data, harmonisasi proses, dan penetapan peran yang jelas antara para peserta untuk menghindari fragmentasi di bidang DLT yang masih muda.

Menurut penulis, interoperabilitas adalah faktor kunci untuk memaksimalkan potensi sekuritas aset digital, membantu menyederhanakan penggunaan, membuka model bisnis baru, sekaligus menjaga likuiditas, keamanan, dan kemampuan pertukaran aset.

Laporan ini disusun sebagai “referensi netral” dalam konteks semakin banyaknya penerapan blockchain dalam sistem keuangan tradisional. Tokenisasi—proses mengubah aset nyata menjadi blockchain—bersama stablecoin sedang menarik perhatian besar. Pada akhir tahun lalu, anak perusahaan DTCC, The Depository Trust Company, menerima surat “no-action” dari Securities and Exchange Commission (SEC) AS, yang memungkinkan penyediaan layanan tokenisasi untuk aset yang disimpan.

Namun, DTCC memperingatkan bahwa fragmentasi antar jaringan DLT yang baru muncul menjadi salah satu hambatan terbesar untuk skala ekspansi. Tanpa interoperabilitas, aset akan terjebak dalam ekosistem yang terisolasi, biaya operasional tetap tinggi, sementara risiko operasional dan kepatuhan hukum terus meningkat.

Untuk mengatasi tantangan ini, laporan ini merekomendasikan referensi upaya standarisasi lama dalam keuangan tradisional (TradFi), termasuk sistem pesan pembayaran SWIFT dan kode identifikasi sekuritas internasional International Securities Identification Number (ISIN). Penulis mengidentifikasi lima fondasi yang perlu distandarisasi, yaitu: aset dan kewajiban utang, hak kepemilikan, siklus hidup dan proses perpindahan aset, buku besar, serta kerangka hukum dan kepatuhan.

Menurut Nadine Chakar, CEO divisi aset digital di DTCC, interoperabilitas adalah fondasi untuk ekspansi dan penerapan aset digital secara besar-besaran. Dia menekankan bahwa para peserta harus fokus pada standarisasi data, standar umum, dan tata kelola risiko yang kokoh untuk membangun jembatan antara TradFi dan DeFi berdasarkan transparansi, keamanan, dan kepercayaan.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

1 Inch Forward Mendorong Universitas Amerika untuk Memasukkan Lebih Banyak Kursus Hukum Keuangan DeFi

Sebuah aliansi yang terdiri dari lebih dari 20 organisasi keuangan terdesentralisasi menerbitkan surat terbuka, mendesak universitas Amerika untuk memperkuat kurikulum terkait DeFi guna memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Gerakan 1 Inch Forward mendapat dukungan dari berbagai institusi dan akan meluncurkan tur kampus mulai dari 27 Maret di Universitas Pennsylvania, dengan tujuan meningkatkan kemampuan profesional siswa melalui peluang magang dan mengurangi risiko operasional industri.

ChainNewsAbmedia6jam yang lalu

Survei CEX Tertentu: 74% Institusi Memprediksi Pasar Kripto akan Rebound dalam 12 Bulan Mendatang, Niat Alokasi Terus Meningkat

Meskipun pasar kripto telah mengalami koreksi sejak tahun lalu, survei terbaru menunjukkan kepercayaan investor institusional tetap solid, dengan 73% berencana meningkatkan alokasi aset digital hingga 2026, dan 74% mengantisipasi pemulihan pasar dalam 12 bulan ke depan. Sebagian besar institusi lebih suka berinvestasi melalui instrumen yang diatur, sambil memperhatikan kejelasan regulasi pasar dan manajemen risiko.

GateNews9jam yang lalu

Fitur Riwayat Upgrade Kontrak Proxy Diluncurkan di Etherscan

Etherscan meluncurkan tab "Proxy History" pada 18 Maret, memungkinkan pengguna melihat riwayat upgrade lengkap dari kontrak proxy, termasuk alamat kontrak implementasi dan catatan transaksi. Fitur ini mendukung deteksi peristiwa upgrade dari standar EIP mainstream, sambil mengoptimalkan proses verifikasi dan mengurangi kebutuhan konfirmasi manual.

GateNews12jam yang lalu

Presiden Tencent Liu Chiping: Skala investasi AI tahun ini minimal dua kali lipat, tahun lalu menginvestasikan 18 miliar yuan

Gate News melaporkan bahwa pada 18 Maret, Presiden Tencent Liu Chiping mengungkapkan bahwa tahun lalu (2025) Tencent menginvestasikan 18 miliar yuan dalam produk AI baru, dan tahun ini (2026) skala investasi setidaknya akan berlipat ganda. Liu Chiping menyatakan, "Bisnis inti kami sangat stabil dan terus berkembang, sehingga dapat mendukung peningkatan investasi."

GateNews13jam yang lalu

Vitalik Buterin: Teknologi ZK Tidak Dapat Menggantikan Pentingnya Node

Vitalik Buterin recently pointed out that the concept of zero-knowledge proofs has misled many people, and he believes that running nodes remains crucial. Users need to read the blockchain in a privacy-preserving and censorship-resistant manner, and existing remote procedure calls cannot meet this requirement. He emphasized that Ethereum's future lies in going beyond the processing capacity of individual nodes, truly achieving a permissionless and bottleneck-free network.

GateNews13jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar