Seorang pengadilan di Moskwa telah memerintahkan penyitaan seluruh aset Georgy Satyukov, mantan pegawai Kementerian Dalam Negeri Rusia (MVD), setelah dia dihukum karena menerima suap dalam bentuk cryptocurrency dengan nilai total rekor 5 miliar rubel (lebih dari 66 juta USD). Menurut putusan Pengadilan Distrik Zyuzinsky, aset Satyukov akan disita dan menjadi milik negara sesuai permintaan Kantor Jaksa Agung.
Kasus ini disidangkan secara tertutup, sementara Satyukov telah dijatuhi hukuman tanpa hadir sejak April 2024 karena melarikan diri ke luar negeri. Dia diduga menerima uang elektronik untuk “melindungi” kegiatan penipuan keuangan, menandai kasus korupsi terbesar dalam sejarah terbaru MVD. Pihak berwenang Rusia menyatakan telah menyita lebih dari 2 miliar rubel selama penyelidikan.
Perkembangan ini terjadi saat Rusia mempercepat penyelesaian kerangka hukum untuk cryptocurrency, termasuk pengakuan aset digital sebagai aset yang sah dan memungkinkan negara untuk menyita dan mengeksekusi cryptocurrency dalam kasus pidana mulai dari sekarang hingga 2026.