Anggota Kongres AS Ro Khanna berencana untuk memperkenalkan undang-undang baru yang akan melarang Presiden, anggota Kongres, dan keluarga mereka untuk memperdagangkan, memiliki, atau menciptakan cryptocurrency.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap pengampunan kontroversial pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ) oleh Presiden Donald Trump, sebuah keputusan yang telah memicu kemarahan dan tuduhan korupsi di seluruh Washington.
Pardon Trump untuk CZ Memicu Badai Politik Pendiri Binance, Changpeng Zhao, dihukum pada tahun 2023 karena melanggar undang-undang anti-pencucian uang AS dan menjalani hukuman penjara selama empat bulan. Pengampunan presiden baru-baru ini dari Trump, yang menghapus catatan kriminal Zhao, dianggap sebagai motivasi politik—terutama setelah terungkapnya bahwa Binance memberikan dukungan kepada usaha kripto yang terkait dengan keluarga Trump. Khanna menyebut langkah itu “contoh korupsi yang sempurna.”
“Anda tidak perlu menjadi ahli kripto untuk melihat apa yang terjadi di sini. Seorang miliarder yang dihukum, yang dituduh membantu aktivitas kriminal, diampuni tepat setelah memberikan dukungan finansial untuk perusahaan kripto putra presiden. Itu adalah penyalahgunaan kekuasaan,” kata Khanna.
Rancangan Undang-Undang: Larangan Total Kripto untuk Pejabat Terpilih Legislasi yang diusulkan oleh Khanna akan memperpanjang batasan perdagangan saham yang ada untuk pejabat publik agar mencakup aset digital dan proyek yang ter-tokenisasi.
Ini berarti bahwa tidak ada presiden, pembuat undang-undang, atau anggota keluarga dekat mereka yang diizinkan untuk memiliki, memperdagangkan, atau meluncurkan bisnis cryptocurrency selama menjabat di kantor publik. Menurut Khanna, tujuan ini adalah untuk memulihkan kepercayaan publik dan menghilangkan konflik kepentingan dalam lingkungan politik yang semakin terjalin dengan keuangan digital. “Kita tidak bisa menulis aturan kripto sambil mendapatkan keuntungan dari mereka. Washington seharusnya menjadi tempat pemerintahan, bukan klub investasi,” kata Khanna.
Konflik Kepentingan: Trump, Binance, dan Kerajaan Crypto Dalam beberapa bulan terakhir, ikatan keluarga Trump dengan dunia kripto telah semakin dalam.
Putra-putra Trump, Donald Jr. dan Eric Trump, memimpin World Liberty Financial, sebuah perusahaan yang baru-baru ini meluncurkan inisiatif stablecoin. Proyek tersebut dilaporkan menerima dukungan teknis dan likuiditas dari Binance, menimbulkan kekhawatiran etis serius mengenai potensi konflik antara kepresidenan dan kepentingan bisnis pribadi. Mantan ketua CFTC Timothy Massad sebelumnya telah memperingatkan bahwa keterlibatan langsung Trump dalam proyek kripto mewakili “risiko etika historis” bagi sistem politik AS.
Aturan Baru untuk Era Baru Pemerintahan Trump juga telah membatalkan beberapa program penegakan crypto yang diluncurkan di bawah Presiden Biden — termasuk divisi kejahatan crypto Departemen Kehakiman dan tindakan penegakan yang dipimpin SEC yang menargetkan bursa yang tidak terdaftar. Khanna berpendapat bahwa undang-undangnya diperlukan untuk mencegah industri kripto menjadi alat untuk pengayaan politik atau pribadi. “Pengampunan CZ bukan hanya tentang satu orang,” kata Khanna. “Ini adalah sinyal bahwa Washington sekali lagi dijual. Kita tidak bisa membiarkan itu terjadi.”
Intinya:
Usulan Anggota Kongres Ro Khanna datang pada saat Washington, D.C. sedang berubah menjadi pusat global untuk keuangan digital—tetapi juga sebagai medan pertempuran di mana kekuasaan, uang, dan teknologi bertabrakan.
Pesannya jelas: pisahkan politik dari kripto sebelum terlambat.
#TRUMP , #CZ , #CryptoMarket , #CryptoNews , #CryptoCommunity
Tetap satu langkah lebih maju – ikuti profil kami dan tetap terinformasi tentang segala hal penting di dunia mata uang kripto! Perhatian: ,Informasi dan pandangan yang disajikan dalam artikel ini dimaksudkan hanya untuk tujuan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat investasi dalam situasi apapun. Konten halaman-halaman ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau bentuk nasihat lainnya. Kami memperingatkan bahwa berinvestasi dalam cryptocurrency bisa berisiko dan dapat mengakibatkan kerugian finansial."