Saya baru-baru ini memperhatikan perubahan besar dalam strategi para penambang Bitcoin besar. Banyak dari mereka meninggalkan pendekatan tradisional dan fokus pada penambangan mata uang digital semata, dan beralih ke infrastruktur kecerdasan buatan. Ini bukan sekadar perubahan kecil - ini adalah transformasi struktural nyata dalam industri.



Alasannya sederhana dan jelas: margin keuntungan dari penambangan Bitcoin telah runtuh. Pada tahun 2021 mencapai 90%, tetapi dengan meningkatnya biaya energi, persaingan yang ketat, dan penurunan harga, situasinya menjadi sangat kritis. Harga saat ini sekitar 77.720 dolar, turun secara signifikan dari puncaknya. Penambang yang hanya bergantung pada penambangan mata uang digital menemukan diri mereka dalam situasi sulit.

Menariknya, sebagian besar perusahaan ini sudah memiliki infrastruktur yang dibutuhkan - pusat data yang siap pakai dan sistem pendinginan canggih. Jadi mengapa tidak menggunakannya untuk sesuatu yang lebih menguntungkan? Itulah yang mereka lakukan sekarang.

Ambil Cipher Digital sebagai contoh. Dulu dikenal sebagai Cipher Mining, tetapi mereka mengarahkan ulang seluruh operasinya. Mereka menjual 49% sahamnya dalam operasi penambangan seharga 40 juta dolar dalam bentuk saham. Kepemilikan Bitcoin mereka turun dari 2.284 menjadi hanya 1.500. Sangat jelas - perusahaan ini bertaruh pada kecerdasan buatan, bukan penambangan mata uang digital.

Riot Platforms mengambil jalur yang sedikit berbeda tetapi dengan arah yang sama. Mereka menjual 200 juta dolar Bitcoin dalam dua bulan terakhir tahun 2025 untuk mendanai akuisisi strategis. Kepemilikan mereka sekarang 18.005 Bitcoin, turun dari 19.368. Pesan yang jelas: Bitcoin adalah alat pendanaan, bukan cadangan strategis.

Core Scientific melangkah lebih jauh. Mereka menjual 175 juta dolar Bitcoin dengan percepatan transformasi mereka. Kepemilikan mereka merosot dari 2.537 menjadi hanya 630 - penurunan yang mencengangkan dari puncaknya di 9.618.

Bahkan Bitfarms, yang dulu merupakan salah satu pemain terbesar di bidang ini, merilis pernyataan yang jelas: "Kami tidak lagi perusahaan Bitcoin." CEO-nya tidak ragu. Sekarang mereka hanya memiliki 1.827 Bitcoin dari sebelumnya 3.301.

Tidak semua perusahaan meninggalkan sebanyak itu. MARA misalnya, mempertahankan 53.822 Bitcoin - tertinggi sepanjang masa - tetapi mereka lebih fleksibel dalam kebijakan mereka. Mereka menjual produksi baru dan mengeksplorasi opsi pendanaan yang didukung Bitcoin. CleanSpark mengelola kepemilikan mereka yang sebesar 13.513 sebagai modal produksi, menggunakannya untuk menghasilkan keuntungan melalui strategi canggih.

Namun, tren umum sangat jelas: era "HODL dengan segala cara" telah berakhir bagi sebagian besar penambang publik. Penambangan mata uang digital tidak lagi menjadi prioritas utama. Kecerdasan buatan dan infrastruktur komputasi adalah masa depan yang mereka pertaruhkan. Ini mencerminkan sebuah kenyataan sederhana: pasar berkembang, dan perusahaan yang cerdas berkembang bersamanya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan