Apakah AGI tahun 2026 benar-benar akan mengubah hidup kita?
Elon Musk baru-baru ini mengatakan bahwa pada tahun 2026 kemungkinan besar akan tercapai AGI secara menyeluruh, yaitu kecerdasan buatan umum, yang akan memungkinkan AI melakukan hampir semua hal yang bisa dilakukan manusia.
Tahun 2026 juga merupakan titik kunci yang sangat penting.
Robot humanoid Tesla yang disebut "Pilar Penopang" akan meluncurkan versi V3, dan Musk juga akan membangun jalur produksi dengan kapasitas 1 juta unit per tahun, dengan biaya per robot dikendalikan antara 20.000 hingga 30.000 dolar AS.
Teknologi pengemudian otomatis FSD juga akan matang dan mulai dikomersialisasikan secara besar-besaran.
Model AI Grok5 akan dirilis pada kuartal pertama tahun 2026, dan roket Starship V3 juga akan melakukan penerbangan pertamanya. Banyak terobosan teknologi akan terkonsentrasi dan meledak pada tahun 2026.
Saat ini, pabrik Tesla sudah banyak menggunakan robot.
Teknologi Neuralink untuk antarmuka otak-komputer telah membantu pasien lumpuh memulihkan kemampuan komunikasi mereka.
Saat ini, sudah ada 5 pasien lumpuh yang telah memasang perangkat Neuralink, dan kecepatan komunikasi mereka mendekati manusia normal.
Jika Neuralink dan Optimus digabungkan, misalnya dengan memasang kaki mekanik bagi penyandang disabilitas, mereka akan mendapatkan kemampuan superhuman.
Dulu, evolusi manusia bergantung pada mutasi gen, yang harus menunggu puluhan ribu tahun.
Sekarang, berkat teknologi, hanya dalam beberapa tahun saja kita bisa melakukan peningkatan. Ini berarti evolusi biologis telah berakhir, dan yang menggantikan adalah evolusi yang didorong oleh teknologi.
Lebih menakutkan lagi, kemajuan AI bukanlah garis lurus.
AI berkembang secara bersamaan di bidang perangkat lunak, perangkat keras, dan mekanik, dengan kecepatan yang eksponensial.
Jadi, Elon Musk berkata: manusia bukanlah titik akhir, kita lebih seperti program pengarah biologis yang memandu munculnya superintelligence digital, dan saat ini hanyalah tahap transisi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apakah AGI tahun 2026 benar-benar akan mengubah hidup kita?
Elon Musk baru-baru ini mengatakan bahwa pada tahun 2026 kemungkinan besar akan tercapai AGI secara menyeluruh, yaitu kecerdasan buatan umum, yang akan memungkinkan AI melakukan hampir semua hal yang bisa dilakukan manusia.
Tahun 2026 juga merupakan titik kunci yang sangat penting.
Robot humanoid Tesla yang disebut "Pilar Penopang" akan meluncurkan versi V3, dan Musk juga akan membangun jalur produksi dengan kapasitas 1 juta unit per tahun, dengan biaya per robot dikendalikan antara 20.000 hingga 30.000 dolar AS.
Teknologi pengemudian otomatis FSD juga akan matang dan mulai dikomersialisasikan secara besar-besaran.
Model AI Grok5 akan dirilis pada kuartal pertama tahun 2026, dan roket Starship V3 juga akan melakukan penerbangan pertamanya. Banyak terobosan teknologi akan terkonsentrasi dan meledak pada tahun 2026.
Saat ini, pabrik Tesla sudah banyak menggunakan robot.
Teknologi Neuralink untuk antarmuka otak-komputer telah membantu pasien lumpuh memulihkan kemampuan komunikasi mereka.
Saat ini, sudah ada 5 pasien lumpuh yang telah memasang perangkat Neuralink, dan kecepatan komunikasi mereka mendekati manusia normal.
Jika Neuralink dan Optimus digabungkan, misalnya dengan memasang kaki mekanik bagi penyandang disabilitas, mereka akan mendapatkan kemampuan superhuman.
Dulu, evolusi manusia bergantung pada mutasi gen, yang harus menunggu puluhan ribu tahun.
Sekarang, berkat teknologi, hanya dalam beberapa tahun saja kita bisa melakukan peningkatan. Ini berarti evolusi biologis telah berakhir, dan yang menggantikan adalah evolusi yang didorong oleh teknologi.
Lebih menakutkan lagi, kemajuan AI bukanlah garis lurus.
AI berkembang secara bersamaan di bidang perangkat lunak, perangkat keras, dan mekanik, dengan kecepatan yang eksponensial.
Jadi, Elon Musk berkata: manusia bukanlah titik akhir, kita lebih seperti program pengarah biologis yang memandu munculnya superintelligence digital, dan saat ini hanyalah tahap transisi.