Struktur Bitcoin saat ini sangat mirip dengan siklus spekulatif yang dijelaskan oleh Jesse Livermore—sebuah model yang menjelaskan bagaimana pasar bertransisi antara kendali dan kehilangan kendali.
Fase 1: Akumulasi (Sisi Kiri) •Harga meningkat dalam saluran naik yang terdefinisi dengan baik •Penarikan kembali dangkal dan dibeli secara agresif •Struktur pasar tetap utuh •Permintaan secara konsisten menyerap pasokan Perilaku ini merupakan ciri dari fase akumulasi yang terkendali dan bergaya institusional. Point 6 mewakili ekstensi terakhir dari gerakan terstruktur ini. Sementara harga masih naik, momentum internal mulai memudar.
Fase 2: Ekspansi Di Point 7, kita melihat adanya gangguan struktural—bukan puncak pasar, tetapi pergeseran perilaku. Dari sini: •Percepatan harga meningkat •Kendali pasar melemah •Pergerakan menjadi kurang teratur Ini menandai transisi ke fase ekspansi, di mana emosi dan spekulasi mulai mendominasi. Fase 3: Distribusi (Sisi Kanan) •Volatilitas membesar •Kelanjutan harga menjadi tidak stabil •Arah tetap ke atas, tetapi dengan ketidakpastian yang meningkat Fase ini mencerminkan distribusi, di mana tangan kuat melepaskan risiko sementara tangan yang lebih lemah mengejar momentum.
📌 Intisari utama: Siklus tidak berakhir pada gangguan struktural—ia berkembang. Perubahan yang terjadi bukan pertama-tama pada arah, tetapi pada kendali.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
🚨🚨 BITCOIN MENGIKUTI SIKLUS SPEKULATIF KLASIK
Ini bukan formasi teknis acak.
Struktur Bitcoin saat ini sangat mirip dengan siklus spekulatif yang dijelaskan oleh Jesse Livermore—sebuah model yang menjelaskan bagaimana pasar bertransisi antara kendali dan kehilangan kendali.
Fase 1: Akumulasi (Sisi Kiri)
•Harga meningkat dalam saluran naik yang terdefinisi dengan baik
•Penarikan kembali dangkal dan dibeli secara agresif
•Struktur pasar tetap utuh
•Permintaan secara konsisten menyerap pasokan
Perilaku ini merupakan ciri dari fase akumulasi yang terkendali dan bergaya institusional.
Point 6 mewakili ekstensi terakhir dari gerakan terstruktur ini. Sementara harga masih naik, momentum internal mulai memudar.
Fase 2: Ekspansi
Di Point 7, kita melihat adanya gangguan struktural—bukan puncak pasar, tetapi pergeseran perilaku.
Dari sini:
•Percepatan harga meningkat
•Kendali pasar melemah
•Pergerakan menjadi kurang teratur
Ini menandai transisi ke fase ekspansi, di mana emosi dan spekulasi mulai mendominasi.
Fase 3: Distribusi (Sisi Kanan)
•Volatilitas membesar
•Kelanjutan harga menjadi tidak stabil
•Arah tetap ke atas, tetapi dengan ketidakpastian yang meningkat
Fase ini mencerminkan distribusi, di mana tangan kuat melepaskan risiko sementara tangan yang lebih lemah mengejar momentum.
📌 Intisari utama:
Siklus tidak berakhir pada gangguan struktural—ia berkembang. Perubahan yang terjadi bukan pertama-tama pada arah, tetapi pada kendali.