Menurut laporan dari wartawan Pusat Media Internasional Guangxi (Kamboja) dan surat kabar Cambodia–China Times, Mr. Chen Zhi, pendiri sekaligus ketua Prince Group, telah ditangkap di Kamboja dan diekstradisi ke Tiongkok untuk mendukung penyelidikan oleh otoritas terkait. Penangkapan ini menandai perkembangan penting dalam sebuah kasus yang menarik perhatian internasional karena skala besar dan sifat lintas batasnya.
Sebelumnya, pada bulan 10/2025, Departemen Kehakiman AS mengumumkan bahwa mereka telah berhasil menyita sekitar 127.271 bitcoin yang terkait dengan Mr. Chen Zhi. Pada saat penyitaan, aset digital ini diperkirakan bernilai sekitar 15 miliar USD, menjadi salah satu penyitaan cryptocurrency terbesar dalam sejarah. Pejabat menyatakan bahwa ini adalah bagian dari upaya global untuk memerangi kejahatan keuangan terkait mata uang digital.