#IsraelStrikesIranBTCPlunges


Minyak Meredup Menyusul Pernyataan Gencatan Senjata Israel - Lebanon

Fokus Crude Oil:

Israel dan Lebanon sepakat lakukan gencatan senjata, ungkap pernyataan bersama yang dirilis oleh Departemen Luar Negeri AS.
Kuwait dapat memulihkan 70% produksi dalam waktu enam hingga delapan minggu setelah Selat Hormuz dibuka kembali.
************************************************************

Kamis, 04 Juni 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi turun dibebani oleh sentimen dari pernyataan gencatan senjata antara Israel dengan Lebanon, yang turut memicu harapan akan kelanjutan negosiasi gencatan senjata untuk mengakhiri perang Iran.

Israel dan Lebanon sepakat untuk menerapkan gencatan senjata, tergantung pada penghentian total tembakan dari Hizbullah dan evakuasi semua anggotanya dari Sektor Litani Selatan, ungkap pernyataan bersama yang dirilis oleh Departemen Luar Negeri AS pada hari Rabu, setelah negosiasi di Washington. Berita tersebut meningkatkan harapan akan ikut mendorong tercapainya kesepakatan serupa antara AS dengan Iran.

Turut membebani harga, Kuwait optimis dapat memulihkan hampir 70 persen produksi minyaknya dalam waktu enam hingga delapan minggu setelah Selat Hormuz dibuka kembali, dan sisanya 30 persen akan membutuhkan waktu sekitar satu bulan lagi, kata Direktur Pelaksana Pemasaran Internasional Kuwait Petroleum Company (KPC), Shaikh Khaled Ahmad Al-Sabah, pada hari Rabu.

Sementara itu, persediaan minyak mentah AS turun sebesar 7,97 juta barel pada pekan yang berakhir 29 Mei, melebihi ekspektasi awal yang memperkirakan penurunan sebesar 4 juta barel, dan sekaligus menandai penurunan terbesar sejak Februari, ungkap EIA pada Rabu malam. Laporan stok EIA tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar minyak AS.

Dukungan lainnya datang dari serangan Ukraina yang menewaskan setidaknya 3 orang di Krimea, tepat sehari setelah Kyiv menargetkan situs energi dan militer di Saint Petersburg, kata Sergey Aksyonov, kepala wilayah Krimea yang ditunjuk Moskow, pada Kamis pagi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memperingatkan risiko peningkatan perang Ukraina melalui serangan tersebut.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $97 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $92 per barel.
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 9
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
ybaser
· 1jam yang lalu
2026 GOGOGO 👊
Balas0
MrFlower_XingChen
· 2jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
discovery
· 3jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
discovery
· 3jam yang lalu
2026 GOGOGO 👊
Balas0
CryptoDiscovery
· 4jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
GateUser-e7dc7a95
· 6jam yang lalu
Informasi yang bagus pak, semoga segera melejit. Selamat pagi!
Lihat AsliBalas0
MasterChuTheOldDemonMasterChu
· 8jam yang lalu
Langsung saja serang 👊
Lihat AsliBalas0
Ryakpanda
· 8jam yang lalu
Langsung saja serang 👊
Lihat AsliBalas0
HighAmbition
· 8jam yang lalu
Informasi yang baik 👍👍👍
Lihat AsliBalas0
Lihat Lebih Banyak
  • Disematkan