Apakah kamu menyadari bahwa Bitcoin telah dinyatakan mati sebanyak 477 kali, tetapi tetap hidup dengan baik? Baru-baru ini mencapai rekor tertinggi sebesar 126.080 dolar AS, dan mereka yang meramalkan kejatuhannya mulai dari pemenang Nobel Ekonomi hingga CEO bank besar semuanya ada. Fenomena ini sebenarnya mencerminkan sebuah debat pasar yang semakin intens—apakah logika siklus pengurangan hadiah Bitcoin secara tradisional masih relevan?



Mari kita bahas dulu para "peramal" ini. Peter Schiff mungkin adalah yang paling gigih, secara terbuka menyatakan Bitcoin telah mati sebanyak 18 kali, dan langsung menjadi "raja" dalam meramalkan kejatuhan Bitcoin. Tapi lihatlah, meskipun ada tokoh-tokoh seperti Krugman yang meraih Nobel dan CEO JPMorgan Dimon yang terus-menerus merendahkan, Bitcoin tetap memecahkan prediksi demi prediksi. Ini sendiri sangat menarik—apakah ini karena para otak keuangan top ini salah menilai, atau memang ada logika tertentu dalam Bitcoin yang belum sepenuhnya kita pahami?

Selama sepuluh tahun terakhir, jawabannya tampaknya terletak pada konsep siklus pengurangan hadiah ini. Setiap empat tahun, hadiah penambang Bitcoin dipotong setengah, yang menyebabkan gangguan pasokan dan mendorong harga melonjak—aturan ini hampir menjadi kitab suci para pengikutnya. Laporan terbaru dari Glassnode bahkan menyebutkan bahwa performa Bitcoin saat ini "masih mencerminkan pola masa lalu." Berdasarkan logika ini, sekitar bulan Oktober tahun ini seharusnya menjadi puncak dari siklus bull market—yakni sekitar 550 hari setelah pengurangan hadiah pada April 2024. Terdengar logis, bukan?

Tapi masalahnya di sini. Glassnode juga menunjukkan bahwa investor jangka panjang mulai mengambil keuntungan besar-besaran, dan aliran dana pasar mulai "menunjukkan kelelahan." ETF Bitcoin spot bahkan mengalami keluar masuk bersih mendekati 1 miliar dolar AS dalam beberapa transaksi. Ini cukup aneh—jika siklus pengurangan hadiah masih sangat efektif, mengapa muncul sinyal kontradiktif seperti ini?

Ini memicu pertanyaan terbesar di komunitas kripto saat ini: apakah kali ini benar-benar berbeda? Apakah siklus pengurangan hadiah empat tahunan sudah usang?

Semakin banyak suara yang mengatakan bahwa memang sudah berbeda. Masuknya institusi keuangan besar, terutama munculnya ETF Bitcoin spot, mengubah aturan main. Dana pensiun dan investor biasa sekarang bisa membeli Bitcoin dengan mudah melalui akun sekuritas, dan jumlah dana besar ini mungkin langsung menutupi dampak dari peristiwa pengurangan hadiah.

Lebih menarik lagi adalah perubahan di tingkat perusahaan. Jason Williams menunjukkan bahwa 100 perusahaan terbesar yang memegang cadangan Bitcoin kini menguasai hampir 1 juta BTC, dengan nilai lebih dari 112 miliar dolar AS. Ini bukan lagi permainan spekulasi retail, melainkan menjadi aset strategis bagi banyak perusahaan. Stabilitas dan kekuatan pembelian jangka panjang ini belum pernah terlihat dalam siklus pengurangan hadiah sebelumnya.

Direktur investasi Bitwise, Matt Hougan, bahkan secara langsung mengatakan: "Siklus Bitcoin sudah mati." Ia berpendapat bahwa seiring Bitcoin semakin terintegrasi ke dalam sistem keuangan global, pengaruhnya akan lebih banyak dipengaruhi oleh faktor makro seperti suku bunga Federal Reserve, bukan lagi semata-mata mekanisme pengurangan hadiah. Efek pengurangan hadiah semakin melemah, dan dinamika ekonomi dunia menjadi faktor penentu utama.

Lalu, siapa yang harus kita percayai? Menurut saya, siklus pengurangan hadiah empat tahunan mungkin belum benar-benar "mati," tetapi memang sedang berevolusi. Prinsip dasar pasokan dan permintaan tetap ada, tetapi bukan satu-satunya penggerak utama. Aliran dana dari ETF dan perusahaan tercatat seperti mengisi danau—ketinggian air pasti naik, tetapi gelombang besar tidak akan lagi datang secara tiba-tiba dan sekeras dulu.

Bagi investor, ini berarti aturan lama mungkin tidak lagi berlaku. Kita tidak bisa hanya memperhitungkan hari setelah pengurangan hadiah, tetapi juga harus memperhatikan aliran dana ETF, laporan keuangan perusahaan yang memegang Bitcoin, dan yang paling penting, keputusan suku bunga dari bank sentral.

Bitcoin telah bertahan dari 477 ramalan kematian, tetapi tantangan yang dihadapinya kini jauh lebih besar—yaitu kedewasaan. Dalam dunia keuangan, kedewasaan berarti harus melepaskan aturan sederhana dan kasar, dan memasuki permainan yang kompleks dan sulit diprediksi. Jika siklus pengurangan hadiah Bitcoin benar-benar hilang, itu bukan akhir, melainkan babak baru dalam sejarahnya.
BTC-0,36%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan