Baru-baru ini mendengar analisis menarik dari seorang makro-analitik terkenal di sebuah konferensi blockchain besar, dan ada satu pemikiran yang tertanam dalam pikiran saya: likuiditas menjelaskan sekitar 90% pergerakan Bitcoin, bukan siklus halving empat tahun seperti yang banyak orang anggap.



Raoul Pal, jika ada yang belum tahu, sudah lama mengikuti makroekonomi dan kripto dari sudut pandang ini. Dan logikanya sederhana — likuiditas global bersiap meledak pada tahun 2026 karena beberapa faktor yang bertepatan: stimulus fiskal, pencetakan uang melalui mekanisme regulasi, perubahan dalam aturan perbankan (SLR), pelemahan dolar, dan operasi repo baru. Semua ini diperkirakan mulai berfungsi pada Januari-Februari.

Yang menarik, saat Raoul Pal membicarakan ini, banyak skeptik di sekitar yang yakin kita sedang memasuki pasar bearish. Tapi dia membantah: jika Bitcoin mencapai rekor tertinggi baru, dan sebagian besar altcoin tidak, itu bukan pasar bearish. Itu koreksi dalam siklus bullish. Ingat tahun 2021 — ada penurunan 50% di tengah, dan tidak ada yang menganggap itu akhir dari segalanya. Itu hal yang normal.

Secara praktis, dia menyarankan untuk memperhatikan: pertumbuhan penawaran uang global M2, pergerakan dolar, keputusan Federal Reserve dan Departemen Keuangan, perubahan dalam regulasi perbankan. Terlihat membosankan, tapi ini adalah katalis nyata yang menggerakkan modal.

Mengenai altcoin, banyak diskusi — di mana musim altcoin? Raoul Pal menjelaskan ini melalui siklus bisnis dan indeks ISM untuk manufaktur. Ketika ISM melintasi angka 50 ke atas, selera risiko akan meledak, dominasi Bitcoin akan menurun, dan platform kontrak pintar akan berkembang. Ini akan menjadi awal dari musim altcoin yang sesungguhnya, bukan sekadar rotasi modal.

Mengenai kompetisi dengan saham AI seperti NVIDIA — jawabannya langsung: investor ritel mencari potensi pertumbuhan maksimal. Jika Bitcoin bisa naik dua kali lipat, altcoin bisa naik sepuluh kali lipat. Orang selalu akan mengejar pengembalian asimetris. Plus, kripto tetap kurang didanai oleh institusi dibandingkan AI.

Dari sisi tokenomics, Raoul Pal berpendapat ini bukan masalah. Skala kapital global yang masuk ke kripto untuk pertama kalinya mengalahkan semua unlock token. Setiap siklus membawa aliran masuk yang lebih besar dari sebelumnya.

Pendekatannya dalam memilih altcoin sangat ketat: fokus pada L1 utama (Bitcoin, Ethereum, Solana, plus yang baru seperti Sui), lihat metrik nyata jaringan (pengguna aktif dan nilai transaksi), evaluasi semuanya relatif terhadap Solana, dan beralih hanya saat grafik dan data fundamental cocok. Itulah mengapa dia beralih ke Sui di awal siklus — jaringan ini salah satu yang paling cepat berkembang, dan datanya mengonfirmasi grafik tersebut.

Pada tahun 2026, Raoul Pal melihat narasi nyata: AI plus kripto (penggunaan nyata, bukan hype), stablecoin dan jaringan pembayaran, L1 dengan kapasitas tinggi, seni digital dan NFT sebagai kontra-sertifikasi.

Saran akhirnya: cukup pegang portofolio aset berkualitas — BTC, ETH, SOL atau L1 utama. Jangan gunakan leverage, batasi spekulasi 5-10%. Jika orang hanya memegang portofolio seperti itu, mereka akan mengungguli 99% trader harian.

Jika prediksi Raoul Pal benar, tahun 2026 bisa menjadi salah satu siklus likuiditas terkuat. Yang utama — jangan merusaknya.
BTC1,36%
ETH0,65%
SOL-0,53%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan