Baru-baru ini aku membaca serangkaian kata-kata kasar yang membuat orang lain terdiam, sebenarnya itu adalah pengamatan tajam tentang kehidupan yang seharusnya didengar oleh semua orang.



Pertama, banyak orang hanya melihat keuntungan dan lupa akan kerugian, seperti ikan yang melihat umpan tetapi tidak melihat kailnya. Ketakutan terbesar adalah mereka takut kehausan sehingga minum dari segala cangkir, tetapi lupa bahwa air kotor juga bisa membersihkan tubuh. Untuk menjaga kebersihan, harus mampu menerima kotoran.

Aku menyadari bahwa orang yang penakut hanya melihat ketidakpastian di depan, sementara orang berani melihat peluang. Samudra tanpa badai bukanlah laut, melainkan lumpur - itu adalah kenyataan pahit yang jarang diucapkan. Jika tidak dilahirkan dengan nasib sebagai putri, maka harus berjalan di atas pisau untuk maju. Itu adalah hukum kehidupan.

Ada satu hal lagi yang ingin aku katakan - pertama-tama harus punya kemampuan, lalu baru punya kekayaan, sehingga bisa tenang menikmati puisi dan jarak yang jauh. Setiap orang adalah keberadaan yang unik dan tak tergantikan, kamu harus berani hidup sebagai keajaiban yang berbeda, bukan mengikuti kerumunan.

Kesakitan datang untuk membuat kita sadar, bukan untuk mengeluh. Itu mengajarkan kita kebijaksanaan, bukan untuk menyesal. Kreativitas adalah anggur yang diproses dari kesendirian dan penderitaan, minuman keras yang tidak semua orang mampu minum.

Aku juga merasa bahwa jangan selalu merasa orang lain palsu, sebenarnya saat sedih, semua orang sama saja. Belajar harus seperti lebah, mengumpulkan banyak bunga agar bisa memproduksi madu, tetapi banyak orang tidak mengerti, terus malas-malasan dengan diri sendiri.

Yang paling menyedihkan adalah kalimat ini - "Nanti akan ada kesempatan lagi", itu membuat kita membuat pilihan yang menimbulkan penyesalan seumur hidup. Belajar lebih dari dua puluh tahun tentang benar dan salah, tetapi kenyataannya hanya berbicara tentang menang dan kalah. Salah satu alasan kita tidak bahagia adalah tidak tahu cara tenang di dalam kamar, tenang dan harmonis dengan diri sendiri.

Kata-kata kasar yang membuat orang lain terdiam seperti ini, adalah pelajaran yang diajarkan kehidupan kepada kita.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan