Dewan Penasihat Quantum Coinbase telah mengidentifikasi Algorand dan Aptos sebagai jaringan Layer-1 yang paling siap untuk menghadapi ancaman komputasi kuantum di masa depan, menurut sebuah laporan yang dikutip pada 24 April 2026. Meskipun risiko kuantum skala besar masih beberapa tahun lagi, laporan tersebut menekankan bahwa persiapan sudah berjalan, dengan beberapa jaringan bergerak lebih cepat daripada yang lain.
Algorand telah mengadopsi strategi implementasi bertahap yang diterapkan di dunia nyata untuk keamanan kuantum, alih-alih mengandalkan kerangka teoretis. Perkembangan utamanya meliputi:
• State Proofs diamankan dengan tanda tangan Falcon sejak 2022 • Transaksi pasca-kuantum pertama dieksekusi di mainnet pada 2025 • Lebih dari 100.000 transaksi tahan kuantum sudah diproses
Alih-alih melakukan perombakan mendadak, Algorand mengintegrasikan alat-alat tahan kuantum secara bertahap. Strategi “no big bang” ini meminimalkan gangguan sambil secara konsisten memperkuat keamanan jangka panjang.
Aptos diuntungkan oleh arsitektur akun yang fleksibel yang memungkinkan peningkatan kriptografi tanpa memerlukan perubahan besar pada jaringan. Adaptasi bawaan ini memungkinkan pengguna untuk beralih ke sistem tahan kuantum dengan lebih lancar di masa depan, yang diidentifikasi laporan tersebut sebagai alasan utama peringkat tinggi Aptos.
Kesiapsiagaan kuantum menjadi prioritas yang lebih luas di industri. Pada April 2026, perkembangan terkait mencakup:
• Ripple Labs merilis peta jalan pasca-kuantum untuk XRP Ledger • Google mempublikasikan riset tentang implementasi blockchain • Meningkatnya fokus pada standar kriptografi yang disetujui NIST
Perkembangan ini menandakan pergeseran menuju kesiapan kuantum sebagai prioritas kompetitif, bukan sekadar kekhawatiran masa depan.
Di luar Algorand dan Aptos, beberapa proyek lain secara aktif mengeksplorasi solusi yang aman terhadap kuantum, termasuk Quantum Resistant Ledger, IOTA, Hedera, dan Solana. Namun, sebagian besar upaya ini masih berada pada fase riset awal atau pengujian, menurut laporan tersebut.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa risiko kuantum, meskipun tidak bersifat langsung, adalah sesuatu yang tidak terhindarkan. Blockchain sedang memasuki fase kompetitif baru di mana keamanan jangka panjang sama pentingnya dengan kinerja saat ini. Proyek yang bersiap lebih awal dapat memperoleh kepercayaan institusional yang lebih kuat, adopsi jangka panjang yang lebih besar, serta peningkatan ketahanan terhadap ancaman masa depan.
Perubahan ini mencerminkan persiapan strategis: blockchain kini bersaing bukan hanya pada kecepatan dan biaya, tetapi juga pada seberapa baik mereka dapat mengamankan diri terhadap ancaman komputasi kuantum di masa depan.
Artikel Terkait
Harga XRP Mengonsolidasikan Diri Saat Pasar Menantikan Sinyal Pemecahan
Harga XRP Mendekati $1,50 Terjadi Breakout saat Segitiga Mengencang
Altseason Pump: Bisakah Ripple Altcoin XRP Meniru Imbal Hasil 350x yang Sama seperti 2018 pada 2026?
XRP Market Shows Leverage Reset Amid Divergence Between Derivatives Pressure and Spot Strength
ETF Spot XRP Mencatat Arus Masuk Bersih $6,44 Juta, ETF XRP Bitwise Memimpin
ETF XRP Bitwise Memimpin Pasar dengan $426M dalam Arus Masuk Kumulatif saat Aset ETF XRP Melampaui $1B