Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Cerita menarik muncul beberapa hari yang lalu. Pavel Durov kembali menimbulkan kehebohan seputar inisiatif UE lainnya, kali ini terkait aplikasi verifikasi usia. Dan bukan hanya sekadar mengkritik — dia mengkritik cukup keras.
Intinya adalah, aplikasi yang diposisikan sebagai alat yang menghormati privasi pengguna, ternyata rentan terhadap peretasan hanya beberapa menit setelah peluncuran. Pavel Durov menunjukkan masalah ini, dan ini tampak seperti kasus klasik di mana niat baik bertemu dengan kenyamanan keamanan.
Apa yang mengkhawatirkan di sini? Pavel Durov secara adil menyatakan bahwa, dengan kedok solusi pribadi, aplikasi semacam ini berpotensi menjadi alat pengawasan. Terdengar paradoksal, tetapi inilah yang harus diwaspadai dalam konteks regulasi Eropa.
Ini bukan pertama kalinya Pavel Durov mengkritik inisiatif serupa. Posisinya tentang privasi dan keamanan data sudah dikenal lama. Tampaknya, kasus ini adalah contoh lain bagaimana solusi teknologi yang dikembangkan tanpa perhatian cukup terhadap keamanan dapat menimbulkan lebih banyak masalah daripada solusi.
Secara umum, perdebatan tentang identifikasi digital, privasi, dan keamanan jelas belum selesai. Kisah kritik Pavel Durov hanyalah satu lagi alasan untuk memikirkan bagaimana menyeimbangkan antara kontrol dan perlindungan data.