Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja melihat sesuatu yang menarik tentang bagaimana Elon Musk mengelola kekayaannya dari elon musk. Ternyata pria ini memiliki kurang dari 850 juta dolar dalam bentuk tunai, yang cukup sedikit mengingat total kekayaannya yang berkisar di miliaran dolar.
Pikirkan sebentar: itu hanya mewakili 0,1% dari kekayaan totalnya. Artinya, hampir seluruh kekayaannya terkonsentrasi pada aset tidak likuid, terutama saham Tesla dan SpaceX. Bukan berarti dia menyimpan uang di kasur, kan?
Strategi keuangan ini cukup khas dari Musk. Alih-alih menyimpan cadangan tunai besar seperti yang dilakukan investor tradisional, dia memanfaatkan kepemilikan sahamnya untuk membiayai proyek-proyek paling ambisiusnya. Ketika dia membutuhkan modal, dia cukup menggunakan sahamnya sebagai jaminan atau menjualnya secara strategis.
Yang menarik adalah kekayaan elon musk menunjukkan bagaimana sebenarnya kekayaan bekerja di dunia para taipan teknologi. Bukan tentang memiliki uang tunai yang tersedia, melainkan memiliki kendali atas perusahaan bernilai besar. Tesla dan SpaceX adalah aset utamanya, bukan uang di bank.
Inilah alasan mengapa dia bisa membiayai akuisisi seperti Twitter atau berinvestasi dalam proyek baru tanpa harus memiliki jumlah uang tunai yang luar biasa besar. Kekayaannya didistribusikan secara strategis dalam aset yang terus-menerus menghasilkan nilai, yang sama sekali berbeda dari cara kebanyakan orang memahami kekayaan.