Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penelitian menarik dari Deutsche Bank tentang emas. Ternyata, jika harga naik hingga 5790 dolar per ons, cadangan devisa emas bank sentral akan melampaui cadangan dolar mereka untuk pertama kalinya. Ini akan menjadi momen bersejarah - emas akan menjadi aset cadangan utama dalam sistem keuangan global.
Data ini mengesankan. Bank sentral saat ini memegang sekitar 36 ribu ton emas, yang jika dihargai dengan harga 5500 dolar per ons, bernilai sekitar 6,37 triliun dolar. Jumlah yang besar ini menunjukkan seberapa serius bank-bank dunia memandang logam kuning sebagai perlindungan.
Yang menarik, skenario ini semakin menjadi kenyataan di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini. Federal Reserve masih mempertahankan suku bunga, tetapi pemerintahan Trump mendesak agar mereka menurunkan suku bunga tersebut. Dalam situasi seperti ini, cadangan devisa emas tampak sebagai alternatif yang andal bagi bank sentral terhadap dolar.
Jika tren ini berlanjut, cadangan devisa emas benar-benar bisa menjadi prioritas bagi lembaga keuangan dunia. Pertanyaannya hanya kapan harga akan mencapai angka kritis 5790 dolar. Saat ini, emas bergerak ke arah yang menarik, dan ini patut diikuti.