Penelitian menarik dari Deutsche Bank tentang emas. Ternyata, jika harga naik hingga 5790 dolar per ons, cadangan devisa emas bank sentral akan melampaui cadangan dolar mereka untuk pertama kalinya. Ini akan menjadi momen bersejarah - emas akan menjadi aset cadangan utama dalam sistem keuangan global.



Data ini mengesankan. Bank sentral saat ini memegang sekitar 36 ribu ton emas, yang jika dihargai dengan harga 5500 dolar per ons, bernilai sekitar 6,37 triliun dolar. Jumlah yang besar ini menunjukkan seberapa serius bank-bank dunia memandang logam kuning sebagai perlindungan.

Yang menarik, skenario ini semakin menjadi kenyataan di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini. Federal Reserve masih mempertahankan suku bunga, tetapi pemerintahan Trump mendesak agar mereka menurunkan suku bunga tersebut. Dalam situasi seperti ini, cadangan devisa emas tampak sebagai alternatif yang andal bagi bank sentral terhadap dolar.

Jika tren ini berlanjut, cadangan devisa emas benar-benar bisa menjadi prioritas bagi lembaga keuangan dunia. Pertanyaannya hanya kapan harga akan mencapai angka kritis 5790 dolar. Saat ini, emas bergerak ke arah yang menarik, dan ini patut diikuti.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan