Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja membaca tentang sebuah proposal yang cukup menarik yang didorong oleh India sebagai presiden BRICS. Pada dasarnya, mereka sedang bekerja untuk menciptakan sistem konektivitas untuk mata uang digital negara-negara anggota.
Untuk memahami dengan baik apa itu BRICS, kita berbicara tentang aliansi yang menggabungkan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Negara-negara ini telah bertahun-tahun berusaha mengurangi ketergantungan mereka terhadap dolar AS dalam transaksi internasional, dan inisiatif baru ini berjalan ke arah itu.
Yang menarik adalah bahwa ini bukan tentang menciptakan satu mata uang BRICS tunggal, seperti yang banyak orang pikirkan. Sebaliknya, ideanya adalah membangun jaringan penyelesaian lintas batas berbasis blockchain yang menghubungkan langsung sistem pembayaran masing-masing negara. Bayangkan sebuah semacam jembatan digital di mana bank sentral setiap negara bertindak sebagai node validasi dalam arsitektur blockchain dengan izin.
Struktur ini akan memungkinkan penyelesaian menjadi lebih efisien dan transparan, sambil tetap menjaga kendali kedaulatan setiap negara atas mata uangnya. Artinya, setiap negara mempertahankan kemerdekaan moneter mereka sambil mendapatkan manfaat dari infrastruktur bersama.
Yang membuat ini relevan adalah waktunya. Dengan ketegangan geopolitik saat ini dan meningkatnya pertanyaan tentang dominasi dolar dalam perdagangan global, solusi seperti ini bisa mengubah dinamika penting dalam sistem keuangan internasional. Beberapa analis melihat ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi ekonomi negara-negara ini di panggung dunia.