Baru-baru ini saya mendengar sebuah wawancara yang cukup menarik di mana Arthur Hayes mengingat langkah pertamanya di dunia kripto. Yang menarik perhatian saya adalah bagaimana dia memanfaatkan krisis Mt. Gox pada awal 2014 untuk melakukan arbitrase Bitcoin antara daratan China dan Hong Kong. Pada saat itu, perbedaan harga antar pasar sangat besar.



Tapi yang paling mengungkapkan adalah menyadari bahwa trading jangka pendek tanpa dasar teknikal yang kuat sebenarnya tidak berhasil dalam jangka panjang. Hayes belajar hal itu dengan cara yang sulit. Alih-alih terus mencoba scalping, dia memutuskan untuk beralih ke bidang di mana dia benar-benar memiliki keunggulan: derivatif.

Dia sudah memiliki pengalaman dalam trading futures dan opsi dari dunia tradisional, jadi ketika dia bermitra dengan Ben Delo dan Sam Reed sekitar tahun 2014, ide utamanya jelas: menciptakan bursa derivatif. Sementara pasar spot semakin jenuh dengan platform baru, mereka melihat peluang di pasar futures. Ini adalah langkah strategis yang cukup cerdas.

Yang menarik adalah melihat bagaimana mereka yang pertama benar-benar memahami derivatif di dunia kripto adalah mereka yang berasal dari dunia keuangan tradisional. Arthur Hayes adalah contoh yang bagus dari hal itu. Dia membawa pengalaman dari pasar derivatif konvensional dan mengadaptasikannya ke Bitcoin. Pelajaran di sini jelas: dalam pasar yang baru, terkadang keahlian dari sektor lain bisa jadi lebih berharga daripada hal lain.
BTC0,7%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan