Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mengapa Grant Cardone, Seorang Miliarder yang Mandiri, Benar-Benar Tidak Akan Pensiun
Pertanyaan yang sering muncul di kalangan keuangan: apakah Grant Cardone seorang miliarder? Jawabannya sederhana—ya. Melalui investasi strategis dan berbagai usaha bisnis selama lebih dari dua dekade, Cardone telah mengumpulkan kekayaan bersih sebesar $1,6 miliar. Kekayaannya mencakup berbagai sumber pendapatan seperti 10X Studios, CardoneVentures, sistem kesehatan 10X, Cardone U, dan konferensi pertumbuhan 10X sebagai andalannya. Namun meskipun mencapai kebebasan finansial yang biasanya dikaitkan dengan pensiun, pengusaha produktif ini tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti dari perjuangan.
Yang membedakan Cardone bukan hanya strategi akumulasi kekayaannya; itu adalah filosofi dasarnya tentang pekerjaan itu sendiri.
Realitas di Balik Status Miliarder dan Tujuan
Penolakan Cardone untuk pensiun menantang narasi konvensional bahwa keberhasilan finansial harus mengarah pada kehidupan santai. Ketika ditanya tentang rencananya untuk pensiun, jawabannya mengungkapkan motivasi yang lebih dalam: pencarian makna. “Saya tidak tahu apa lagi yang akan saya lakukan,” ujarnya dalam wawancara dengan GOBankingRates. “Sebagus apapun saya merasa, ‘Saya tidak ingin melakukan itu hari ini,’ saya tahu seseorang akan membaca ini dan itu akan membantu.”
Perspektif ini menekankan perbedaan penting antara mencapai status miliarder dan memahami apa arti kepuasan sejati. Bagi Cardone, pengumpulan kekayaan bukanlah tujuan akhir—itu hanyalah alat untuk memperbesar dampaknya. Operasi bisnisnya bukan sekadar pusat keuntungan; mereka adalah platform yang dirancang untuk mendidik, menginspirasi, dan memberdayakan orang lain.
Gairah sebagai Ukuran Keberhasilan Sejati
Komitmen pengusaha ini terhadap pekerjaan yang berkelanjutan berasal dari hasrat tulus untuk membantu orang mengembangkan literasi keuangan dan keterampilan kewirausahaan. “Saya suka membantu orang,” katanya. “Saya berbagi tips dan strategi yang telah saya pelajari. Selain itu, bergaul dengan orang sukses lainnya dan berdebat membuat saya bersemangat.”
Ini sejalan dengan pengamatan yang lebih luas yang dibuat Cardone tentang psikologi individu sukses. Dalam kata-katanya sendiri, yang dibagikan di media sosial: “Kebanyakan orang hanya bekerja cukup agar terasa seperti bekerja. Orang sukses bekerja dengan kecepatan yang menghasilkan hasil yang memuaskan sehingga kerja menjadi hadiah. Mereka tidak menyebutnya kerja, itu adalah hasrat.”
Perbedaan ini sangat penting. Sementara banyak orang mengejar pensiun dini sebagai penanda pencapaian utama, Cardone dan orang lain di lingkungannya melihat pekerjaan itu sendiri sebagai hadiah ketika sesuai dengan nilai pribadi dan hasil yang bermakna.
Filosofi yang Melampaui Kekayaan
Keterlibatan terus-menerus Cardone dalam usahanya—baik membimbing pengusaha, membangun infrastruktur bisnis melalui studionya dan usaha-usahanya, maupun menyelenggarakan konferensi pertumbuhan tingkat tinggi—menunjukkan bahwa status miliarder saja tidak menjawab pertanyaan yang lebih dalam tentang tujuan. Alasan yang dia nyatakan untuk tidak pensiun mengungkapkan sebuah kebenaran yang tidak nyaman yang dipahami banyak individu yang berorientasi pada pencapaian: pekerjaan yang Anda cintai tidak pernah benar-benar menjadi “pekerjaan” dalam arti yang membebani.
Dengan mengarahkan sumber daya dan keahliannya ke usaha yang memperluas kapasitas pengajaran dan dampaknya, Cardone menjadi contoh dari kategori pengusaha yang memandang kebebasan finansial bukan sebagai garis akhir, tetapi sebagai batu loncatan untuk pengaruh yang lebih besar dan kontribusi terhadap keberhasilan orang lain.