Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Memahami Larangan Cryptocurrency di Tiongkok: Gambaran Lengkap
Sejak 2021, Tiongkok telah memberlakukan salah satu larangan paling komprehensif di dunia terhadap aktivitas cryptocurrency. Larangan ini mencakup semua aspek perdagangan aset digital, penambangan, dan layanan keuangan terkait. Kebijakan ini mencerminkan prioritas strategis Beijing terkait stabilitas keuangan, pengelolaan energi, dan pengendalian mata uang.
Lingkup Larangan Cryptocurrency di Tiongkok
Bank Sentral Tiongkok (People’s Bank of China) menyatakan semua transaksi cryptocurrency ilegal pada September 2021. Larangan menyeluruh ini melarang pembelian dan penjualan aset kripto, pengoperasian bursa cryptocurrency, serta akses ke platform perdagangan asing melalui VPN di wilayah Tiongkok. Setiap lembaga keuangan dilarang menyediakan layanan yang terkait dengan cryptocurrency.
Operasi penambangan menghadapi pembatasan serupa mulai pertengahan 2021. Tiongkok secara sistematis menutup fasilitas penambangan di berbagai wilayah utama seperti Mongolia Dalam, Sichuan, dan Xinjiang. Akibatnya, banyak operasi penambangan berpindah ke yurisdiksi alternatif seperti Amerika Serikat, Kazakhstan, dan negara lain dengan regulasi yang lebih ramah.
Alasan Tiongkok Menerapkan Pembatasan Ini
Beberapa faktor saling terkait mendorong kebijakan larangan crypto di Tiongkok:
Kekhawatiran Energi dan Lingkungan: Penambangan cryptocurrency, terutama Bitcoin, mengonsumsi energi dalam jumlah besar. Otoritas Tiongkok menyebutkan tekanan pada jaringan listrik dan kerusakan lingkungan sebagai alasan utama penindakan.
Pencegahan Kapital Keluar: Mata uang digital memungkinkan pergerakan modal lintas batas, yang berpotensi menghindari pengendalian modal ketat di Tiongkok. Pemerintah memprioritaskan pengawasan terhadap arus keuangan lintas negara.
Dominasi Mata Uang Digital: Tiongkok secara aktif mempromosikan e-CNY (yuan digital) sebagai mata uang digital resmi. Larangan ini menghilangkan tekanan kompetitif dari cryptocurrency swasta dan memperkuat alternatif yang dikendalikan negara.
Penegakan Saat Ini dan Pandangan Masa Depan
Meskipun larangan resmi berlaku, beberapa individu tetap mencoba mengakses pasar crypto menggunakan VPN. Namun, penegakan hukum semakin ketat. Otoritas Tiongkok terus memperkuat pengawasan terhadap platform, influencer, dan peserta yang mempromosikan aktivitas cryptocurrency.
Posisi regulasi tetap tegas. Meski pasar crypto terus berkembang secara global, sikap Tiongkok terhadap aset digital terdesentralisasi tidak menunjukkan tanda-tanda akan berubah dalam waktu dekat. Larangan ini secara efektif mengeluarkan Tiongkok darinya pasar cryptocurrency internasional, mengubah cara bisnis dan investor mendekati wilayah tersebut.