Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Investor Terkenal Menandai Bubble Pasar Saham Bersejarah Saat Rally Berlanjut
Mark Spitznagel, pendiri hedge fund terkenal Universa Investments, memperingatkan tentang apa yang dia anggap sebagai lingkungan pasar yang tidak berkelanjutan. Meskipun pasar saham AS tampak tangguh dalam jangka pendek, didukung oleh inflasi yang moderat dan penurunan suku bunga, Spitznagel percaya bahwa investor mengabaikan bahaya kritis: gelembung pasar saham terbesar dalam sejarah mendekati akhir yang tak terelakkan.
Momentum Pasar Menutupi Risiko Gelembung Pasar Saham yang Semakin Membesar
Rally saat ini didukung oleh kondisi makroekonomi yang menguntungkan, dengan tekanan harga yang mereda dan kebijakan bank sentral yang bersifat akomodatif. Namun, menurut wawasan yang dibagikan melalui NS3.AI, angin sakal ini mungkin menutupi kerentanan struktural yang lebih dalam. Spitznagel menekankan bahwa kenaikan saham yang sedang berlangsung hanyalah bab terakhir dari episode spekulatif bersejarah—yang akhirnya akan berbalik dengan konsekuensi serius bagi pemegang portofolio.
Kapan Gelembung Pasar Saham Bisa Meletus: Target Harga Spitznagel
Jadi, seberapa tinggi saham bisa naik sebelum terjadi pembalikan besar? Spitznagel menyarankan bahwa S&P 500 bisa naik ke 8.000 poin sebelum koreksi yang berarti terjadi, terutama jika Federal Reserve mempertahankan sikap dovish dan menjaga suku bunga tetap stabil selama beberapa bulan ke depan. Proyeksi ini menegaskan pandangannya bahwa gelembung pasar saham masih memiliki ruang untuk mengembang—tetapi investor harus tetap waspada terhadap tanda-tanda keluar.
Peran Paradoks Federal Reserve dalam Menggelembungkan Gelembung
Kebijakan Fed yang mempertahankan stabilitas suku bunga dalam jangka panjang memainkan peran penting dalam analisis Spitznagel. Dengan menjaga biaya pinjaman tetap rendah dan mempertahankan kondisi likuiditas yang melimpah, bank sentral secara tidak langsung memperpetuasi kondisi yang mendorong kelebihan dalam penilaian saham. Setelah lingkungan pendukung ini berbalik—baik melalui kebangkitan inflasi, kenaikan suku bunga, maupun guncangan eksternal—gelembung pasar saham bisa pecah dengan cepat, memicu kerugian besar di seluruh portofolio.