Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#CryptoMarketsDipSlightly ⚖️ Perpindahan Hukum: Dari IEEPA ke Bagian 122
Jalan menuju tarif ini tidaklah lurus. Pada akhir Februari 2026, Mahkamah Agung AS memutuskan bahwa tarif luas Trump sebelumnya (di bawah International Emergency Economic Powers Act) tidak sah.
Dalam "Rencana B" yang cepat, pemerintahan beralih:
Kewenangan: Presiden mengaktifkan Bagian 122 dari Trade Act tahun 1974, yang memungkinkan surcharge sementara hingga 15% untuk mengatasi defisit neraca pembayaran.
Status: Tarif 10% mulai berlaku pada 24 Februari 2026. Pada 4 Maret, Menteri Keuangan Scott Bessent menyatakan bahwa kenaikan menjadi 15% diperkirakan akan berlaku segera (minggu ini).
Durasi: Berdasarkan hukum saat ini, tarif Bagian 122 ini dibatasi hingga 150 hari kecuali Kongres memperpanjangnya.
📈 Implikasi Ekonomi & Pasar
Perpindahan ke tarif blanket 15% telah mengguncang berbagai sektor:
1. Dampak Konsumen & Inflasi
Ekonom dari Tax Foundation memperkirakan bahwa jika tarif 15% dipertahankan, tingkat tarif efektif rata-rata di AS akan mencapai level tertinggi sejak 1971.
Kenaikan Harga: Analis memprediksi 90% dari biaya ini akan diteruskan ke konsumen, mempengaruhi segala hal mulai dari elektronik hingga bahan makanan.
Biaya Rumah Tangga: Data awal 2026 menunjukkan bahwa keluarga di AS sudah membayar rata-rata $1.745 lebih per tahun karena efek kumulatif dari kebijakan perdagangan.
2. "Friend-Shoring" Rantai Pasok
Untuk menghindari dampak 15%, perusahaan multinasional mempercepat "de-risking" dari China dan memindahkan produksi ke negara seperti Vietnam, India, dan Meksiko (yang terakhir memiliki beberapa pengecualian di bawah USMCA).
3. Cryptocurrency & Aset Risiko
Reaksi pasar terhadap volatilitas perdagangan beragam:
Bitcoin sebagai "Emas Digital": Banyak investor berbondong-bondong ke BTC sebagai lindung nilai terhadap volatilitas mata uang fiat dan potensi inflasi "perang dagang".
Volatilitas: Sebaliknya, kekhawatiran tentang berkurangnya likuiditas global—yang disebabkan oleh melambatnya volume perdagangan—telah menyebabkan periode "risk-off" di mana harga kripto berayun tajam.
🌍 Retaliasi Geopolitik
Respons global berlangsung cepat:
Uni Eropa: Komisi Eropa telah memperingatkan tentang "reciprocity," menyiapkan daftar tarif balasan terhadap barang ikonik Amerika.
Cina: Setelah melihat tarif "reciprocal" mereka bergeser di bawah rezim Bagian 122 yang baru, Beijing terus menggunakan tarif tertargetnya sendiri terhadap ekspor pertanian AS.
Gugatan di Tingkat Negara: Pada 5 Maret 2026, 24 negara bagian AS mengajukan gugatan terhadap pemerintahan, berargumen bahwa Bagian 122 disalahgunakan untuk proteksionisme umum daripada keadaan darurat "neraca pembayaran" yang sebenarnya.
🔍 Pandangan Akhir: Apa Selanjutnya?
150 hari ke depan akan menjadi "ujian keberanian." Pemerintahan menggunakan tarif ini sebagai kekuatan negosiasi untuk memaksa negara lain menandatangani "Perjanjian Perdagangan Timbal Balik" (ARTs). Jika perjanjian ini tidak ditandatangani sebelum Juli 2026, pemerintahan mungkin akan berusaha memperpanjang tarif atau beralih ke penyelidikan Bagian 301 untuk mempertahankan dasar 15%. #OilPricesSurge #Trump’s15%GlobalTariffsSettoTakeEffect