Vaguada dan sistem frontal akan menyebabkan kondisi cuaca ekstrem di lebih dari 20 negara bagian Meksiko pada 22 Januari

Komisi Nasional Air (Conagua) melalui Layanan Meteorologi Nasional (SMN) mengumumkan bahwa pada hari Kamis, 22 Januari, akan terjadi fenomena meteorologi signifikan di Republik Meksiko. Sistem utama yang terlibat adalah sebuah lembah udara, didampingi oleh front dingin nomor 30, yang akan menyebabkan kondisi buruk di lebih dari dua puluh entitas di negara tersebut. Sistem atmosfer ini akan berkonvergensi untuk menciptakan skenario kompleks hujan, suhu ekstrem, dan angin kencang.

Konvergensi sistem: Lembah udara dan front dingin nomor 30

Peristiwa meteorologi hari Kamis ini akan merupakan hasil interaksi antara dua sistem utama. Lembah udara, sebuah depresi di atmosfer, akan bergabung dengan masuknya udara lembab yang difasilitasi oleh sungai atmosfer. Konfluensi ini akan menyebabkan peningkatan curah hujan terutama di wilayah barat, tengah, dan selatan wilayah nasional. Layanan Meteorologi Nasional menegaskan bahwa baik lembah udara maupun sistem frontal nomor 30 akan beraksi secara bersamaan, memperkuat efek iklim yang diharapkan.

Curah hujan dan hujan lebat: Dampak berbeda menurut wilayah

Menurut ramalan resmi, diperkirakan akan terjadi hujan lebat di Campeche dan Quintana Roo, sementara hujan ringan hingga sedang akan mempengaruhi Baja California, Sonora, Chihuahua, Guerrero, Oaxaca, Veracruz (wilayah Olmeca), Chiapas, Tabasco, dan Yucatán. Lembah udara ini akan memperkuat kemampuan gangguan ini untuk menghasilkan presipitasi. Selain itu, diperkirakan akan terjadi hujan tersebar di Coahuila, Nuevo León, Tamaulipas, San Luis Potosí, Hidalgo, Puebla, Estado de México, Ciudad de México, Morelos, dan Michoacán.

Dingin ekstrem di daerah pegunungan

Entitas di utara dan tengah akan mengalami penurunan suhu yang signifikan selama beberapa jam pertama hari tersebut. Diperkirakan suhu akan berkisar antara 0 hingga -5 °C di daerah pegunungan Baja California, Sonora, Coahuila, Nuevo León, San Luis Potosí, Zacatecas, Estado de México, Hidalgo, Tlaxcala, Puebla, Veracruz, dan Oaxaca. Sebaliknya, suhu dingin antara 0 hingga 5 °C akan tercatat selama dini hari di dataran tinggi Aguascalientes, Jalisco, Guanajuato, Michoacán, Querétaro, Ciudad de México, dan Morelos. Kombinasi lembah udara dan front ini akan mendorong massa udara polar ini ke lintang yang lebih rendah.

Gelombang panas di selatan dan barat

Secara bersamaan, di daerah dataran rendah dan yang lebih jauh dari pengaruh langsung sistem frontal, suhu yang sangat tinggi akan tercatat. Negara bagian Jalisco, Colima, Michoacán, Guerrero, Oaxaca, Chiapas, Morelos, dan Puebla akan mengalami panas antara 35 hingga 40 °C. Selain itu, kondisi hangat antara 30 hingga 35 °C diperkirakan akan terjadi di Sinaloa, Nayarit, Campeche, Yucatán, dan Quintana Roo. Kontras suhu ini menunjukkan bagaimana lembah udara menciptakan perbedaan mencolok dalam perilaku iklim secara nasional.

Angin kencang yang dipercepat oleh sistem frontal

Kecepatan angin akan meningkat secara signifikan di wilayah utara akibat gradien tekanan yang dihasilkan oleh front dingin. Diperkirakan akan terjadi tiupan angin hingga 60 kilometer per jam di Sonora, Chihuahua, Durango, Zacatecas, Coahuila, Nuevo León, dan Tamaulipas. Kondisi berangin ini akan memperkuat sensasi suhu dingin di daerah tersebut, berpadu dengan suhu rendah yang diperkirakan, menciptakan suasana yang sangat tidak bersahabat.

Kabut pagi dan visibilitas rendah

Juga diperkirakan akan terbentuk lapisan kabut selama beberapa jam pertama pagi hari, terutama di daerah pegunungan Mesa del Norte, Mesa Central, dan Lembah Meksiko. Lapisan kabut pagi ini akan mengurangi jarak pandang dan mempengaruhi kondisi perjalanan di wilayah tersebut, sehingga pengemudi harus berhati-hati secara khusus.

Konteks iklim: Peran fenomena skala besar

Universitas Nasional Otónoma Meksiko (UNAM) telah mendokumentasikan bagaimana fenomena global seperti El Niño dan La Niña mempengaruhi intensitas dan frekuensi peristiwa seperti lembah udara dan sistem frontal. Meksiko, yang terletak di lintang kritis, sangat rentan terhadap gangguan ini, yang dapat secara signifikan mengubah pola iklim selama periode yang panjang. Peristiwa 22 Januari ini akan menjadi contoh bagaimana mekanisme atmosfer skala regional ini berinteraksi dalam konteks variabilitas iklim global.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan