Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Strategi Tian Pujun yang memenangkan hati Wang Shi hanya dengan 3 kali makan
田朴珺 yang membangun hubungan yang mendalam dengan tokoh besar di dunia bisnis China, Wang Shi, bukanlah kebetulan. Melalui hanya tiga kali pertemuan di meja makan, dia mengembangkan strategi membangun hubungan yang dihitung secara cermat. Di balik proses tersebut tersembunyi kebijaksanaan mendalam dalam memahami lawan dan memenangkan kepercayaan.
Pertemuan Pertama: Strategi Komunikasi Melalui Pertanyaan
Pertemuan pertama di Cheung Kong Graduate School of Business dimulai dari rencana matang dari Tian Pujun. Dia duduk secara alami di seberang Wang Shi dan langsung mengajukan pertanyaan inti, “Proyek mana yang paling Anda sesali?” Pertanyaan yang tampaknya sederhana ini sebenarnya menunjukkan ketertarikan mendalam terhadap dunia batin lawan. Bagi pengusaha sukses seperti Wang Shi, jarang ada yang dengan tulus menanyakan tentang kegagalan dan penyesalan mereka. Dengan pertanyaan ini, Tian Pujun secara diam-diam menyampaikan pesan bahwa dia melihat dan memahami dirinya yang sejati.
Pertemuan Kedua: Menawarkan Nilai Bersama dan Strategi Empati
Pertemuan kedua diadakan oleh Feng Lun. Di sini, Tian Pujun tidak hanya menunjukkan makan bersama, tetapi juga kesempatan untuk berbagi nilai kreatifnya dengan lawan bicara. Dia membawa sebuah dokumenter kecil yang dia buat dan segera bertanya setelah pemutaran, “Jika Vanke yang memproduksi film ini, bagaimana Anda akan mengeditnya?” Pertanyaan ini mengubah penonton pasif menjadi pencipta aktif. Melalui karya Tian Pujun, dia mengekstrak filosofi manajemen dan estetika Wang Shi, membuktikan bahwa kedua belah pihak memiliki nilai yang sejalan.
Pertemuan Ketiga: Membangun Kepercayaan Melalui Persiapan dan Perhatian
Dalam acara makan di perusahaan Wantong, strategi Tian Pujun menjadi semakin halus. Dia menyiapkan kartu berisi kutipan terkenal dari pidato Wang Shi yang mengesankan, lalu membagikannya kepada semua peserta. Tindakan ini bukan sekadar perhatian, tetapi juga menunjukkan rasa hormat terhadap pemikiran dan kata-kata Wang Shi. Setelah sedikit lebih banyak minum, Wang Shi berkata, “Wanita ini memahami saya,” yang menunjukkan bahwa ketiga pertemuan yang matang dan penuh perhatian dari Tian Pujun akhirnya membuka hati lawan bicaranya.
Esensi yang Terlihat oleh Feng Lun: Kecocokan Sempurna
Setelahnya, Feng Lun berbagi wawasan, “Sejak awal sudah terlihat tanda-tandanya, tapi tidak dikatakan.” Alasannya sangat sederhana, “Wang Shi ingin dilihat, dan Tian Pujun pandai menunjukkan bagian dirinya yang ingin dilihat orang.” Pengamatan ini mengungkap inti hubungan mereka. Orang sukses seperti Wang Shi secara tidak sadar mencari orang yang memahami dirinya yang sebenarnya. Di sisi lain, Tian Pujun memiliki bakat sensitif dalam menangkap psikologi lawan dan secara mahir menampilkan bagian yang ingin dilihat orang. Dalam tiga pertemuan terbatas ini, Tian Pujun mampu membaca kebutuhan potensial lawan dan meresponsnya secara sempurna, memenangkan kepercayaan Wang Shi.