Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Lindsey Graham dan Blumenthal menginisiasi perluasan sanksi terhadap Rusia, tetapi menghadapi ketidakpastian dari Trump
Pertanyaan tentang penguatan pembatasan energi terhadap Federasi Rusia menjadi pusat pertempuran politik di Kongres AS. Senator dari South Carolina, Lindsey Graham, bersama dengan rekannya Richard Blumenthal, mengusulkan RUU bipartisan yang bertujuan memaksimalkan tekanan terhadap ekonomi Rusia melalui perluasan sanksi terhadap industri minyak dan gas negara tersebut.
Rincian Inisiatif Legislatif
RUU yang diajukan Lindsey Graham dan rekan-rekannya ini mengatur penguatan pembatasan terhadap sumber pendapatan utama Moskow. Para penulis usulan berharap mendapatkan dukungan dari pemerintahan untuk segera mengesahkan langkah ini. Namun, posisi pimpinan tertinggi tetap tidak pasti, yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan inisiatif ini.
Blumenthal menyatakan kekecewaannya terhadap penundaan tersebut, menambahkan bahwa situasi ini ditandai oleh perubahan kebijakan yang konstan. Menurutnya, ketidakstabilan politik semacam ini menyulitkan koordinasi tindakan dan perencanaan strategi jangka menengah dalam kebijakan luar negeri.
Alat Ekonomi dan Risiko Global
Sanksi energi merupakan alat tekanan ekonomi yang kuat terhadap Rusia, karena ekspor hidrokarbon menyumbang bagian besar dari anggaran federal. Penguatan pembatasan ini dapat secara serius melemahkan kemampuan finansial Moskow dan membatasi ruang lingkup kebijakan luar negerinya.
Namun, langkah-langkah tersebut membawa konsekuensi tak terduga bagi pasar energi global. Setiap pengurangan pasokan secara drastis dapat menyebabkan lonjakan harga bahan baku, mempengaruhi keamanan energi negara-negara Eropa, dan menimbulkan tantangan bagi ekonomi AS. Lindsey Graham dan pendukung sanksi mempertimbangkan risiko ini, tetapi berpendapat bahwa tekanan politik dibenarkan oleh tujuan strategis.
Ketidakpastian sebagai Hambatan
Keragu-raguan dalam menentukan langkah akhir menciptakan suasana ketidakpastian di saat krusial ketegangan geopolitik. Lingkaran politik memantau perkembangan situasi, memahami bahwa posisi tokoh-tokoh kunci dapat berubah dalam waktu singkat. Hal ini menyulitkan kerjasama internasional dan perencanaan jangka panjang untuk inisiatif strategis.
Baik Lindsey Graham maupun rekan-rekannya tetap berpegang pada ide memperluas tekanan sanksi, tetapi keberhasilan mereka sangat bergantung pada kemauan politik pimpinan dan kemampuan menemukan kompromi antara berbagai kepentingan di bidang keamanan dan ekonomi.