Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Barry Silbert mengundurkan diri dari posisi Presiden Grayscale, digantikan oleh Mark Shifke dalam konteks transformasi menjadi ETF
Grayscale Investments melewati masa krusial: Barry Silbert, yang lama memimpin grup tersebut, meninggalkan posisinya sebagai ketua. Mark Shifke, direktur keuangan DCG (Digital Currency Group), secara resmi akan menggantikan posisi tersebut mulai 1 Januari 2024. Perpindahan ini terjadi dalam konteks yang sangat sensitif, saat Securities and Exchange Commission (SEC) sedang meninjau permohonan transformasi Bitcoin Trust (GBTC) menjadi dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) tunai.
Perusahaan mengumumkan perubahan ini tanpa memberikan rincian spesifik tentang motivasi di balik restrukturisasi tersebut. Dewan direksi juga mengalami perubahan lain: Mark Murphy, ketua DCG, mengundurkan diri dari dewan Grayscale, sementara Matt Kummell (wakil presiden senior operasi di DCG) dan Edward McGee (direktur keuangan Grayscale) bergabung ke dalam badan pengelola.
Transformasi menjadi ETF masih menunggu otoritas Amerika
Proses pengajuan kepada SEC untuk mengubah GBTC menjadi ETF Bitcoin tunai berjalan lambat. Grayscale tidak sendiri dalam upaya ini: BlackRock, Ark 21Shares, VanEck, dan Hashdex semuanya mengajukan permohonan serupa. Regulator Amerika telah menunda beberapa dari permohonan ini. Menjelang akhir tahun 2023, badan tersebut harus memutuskan pada tenggat waktu penting pertama: 10 Januari untuk Ark 21Shares. Beberapa perusahaan pengaju telah bertemu dengan otoritas pengatur dan menyesuaikan dokumen mereka untuk meningkatkan peluang disetujui.
Gejolak hukum yang dialami grup Silbert
Lingkungan kompleks Grayscale sebagian disebabkan oleh masalah yang dihadapi oleh induknya. Pada Oktober 2023, Jaksa Agung New York, Letitia James, mengajukan gugatan terhadap DCG atas dugaan praktik penipuan. Menurut gugatan tersebut, lebih dari 230.000 investor terlibat, termasuk setidaknya 29.000 warga negara bagian New York, yang secara kolektif menginvestasikan lebih dari satu miliar dolar. Barry Silbert diduga berusaha menyembunyikan kerugian besar grup tersebut, menurut tuduhan. DCG dan Silbert keduanya membantah tuduhan tersebut.
Sektor jasa keuangan dan pengelolaan aset menghadapi pengawasan yang lebih ketat. Grayscale berusaha meyakinkan investor: “Sejalan dengan komitmen kami terhadap pertumbuhan yang bertanggung jawab, kami menyambut Mark Shifke, Matt Kummell, dan Edward McGee ke dewan direksi kami. Pengalaman mereka di bidang jasa keuangan dan pengelolaan aset akan memperkuat posisi kami saat kami memulai babak baru dalam sejarah kami.”
Pergerakan lain di sektor kripto
Selain Grayscale, industri ini mengalami perubahan organisasi lainnya. Nicholas Hammer, salah satu pendiri Blockfills, meninggalkan posisi CEO platform pinjaman kripto tersebut. Beberapa klien dilaporkan telah didorong untuk menarik aset mereka sebelum platform tersebut membekukan deposito dan penarikan pada Februari 2025. Perusahaan yang berbasis di Chicago ini, yang menangani volume transaksi lebih dari 60 miliar dolar pada 2025, terdampak oleh penurunan pasar yang lebih luas dan sedang aktif mencari pembeli.