Ketika individu terkaya di dunia dan tokoh paling terkenal mencari perlindungan dari kehidupan biasa, mereka tidak memilih properti biasa. Sebaliknya, mereka berinvestasi di beberapa properti pulau paling eksklusif dan paling mahal di planet ini. Dari surga Karibia hingga tempat persembunyian Mediterania, akuisisi ultra-mewah ini menceritakan kisah menarik tentang bagaimana elit global memilih untuk menghabiskan kekayaan mereka yang melimpah—dan sekaligus membayangkan kembali komunitas secara keseluruhan.
Seni Investasi Pulau
Dalam dekade terakhir, beberapa pulau pribadi paling diinginkan di Bumi telah berpindah tangan dengan jumlah yang mencengangkan, merombak lanskap dan ekonomi lokal. Ini bukan pembelian impulsif atau rumah liburan sederhana; mereka mewakili strategi properti oleh miliarder dan selebriti yang memandang kepemilikan pulau sebagai simbol status tertinggi dan investasi jangka panjang. Harga-harganya menceritakan kisahnya: mulai dari 16 juta dolar hingga 150 juta dolar, akuisisi ini menciptakan gelombang di dunia properti mewah dan menunjukkan bahwa bagi orang sangat kaya, geografi benar-benar adalah takdir.
Pulau Pribadi Terbesar Hawaii: Transformasi Lanai
Ketika pendiri Oracle, Larry Ellison, membeli hampir 98% dari Lanai—sebuah pulau Hawaii seluas 141 mil persegi—harga yang dilaporkan sekitar 500 juta dolar. Berbeda dari pembelian pulau miliarder yang didorong semata-mata oleh ego, visi Ellison melampaui kemewahan pribadi. Ia berkomitmen mengembangkan infrastruktur pulau dan meningkatkan kualitas hidup lebih dari 3.000 penduduknya, mengubah Lanai menjadi model pembangunan pulau berkelanjutan. Saat ini, pulau ini memiliki hampir 50 mil garis pantai yang murni dan menjadi rumah bagi resort Four Seasons yang elegan, membuatnya dapat diakses oleh wisatawan yang ingin menikmati pantai yang menakjubkan dan lanskap yang subur tanpa harus menghubungi Ellison.
Kolaborasi Artistik Bahama: Bonds Cay
Tak mau kalah, sensasi musik global Shakira bekerja sama dengan kolaborator tak terduga—termasuk Roger Waters dari Pink Floyd dan seniman Spanyol Alejandro Sanz—untuk mengakuisisi Bonds Cay di Bahama. Investasi gabungan sebesar 16 juta dolar ini mengamankan sebuah surga seluas 700 hektar dengan lima pantai yang murni, pasir putih yang bersih, dan tiga danau garam. Terletak 120 mil dari pantai Florida, ambisi trio ini adalah mengubah akuisisi mereka menjadi tempat liburan mewah yang ramah lingkungan dan tempat inspirasi bagi para seniman. Kolaborasi antara raja dan ratu industri musik ini menunjukkan bahwa kepemilikan pulau modern sering mencerminkan visi bersama daripada keinginan pribadi semata.
Warisan Enchanted Quebec: Île Gagnon
Kontribusi penyanyi asal Kanada, Celine Dion, terhadap klub pulau termahal di dunia datang melalui properti Quebec-nya di Rivière des Mille Îles. Ia membangun sebuah mansion mewah bergaya kastil Norman Prancis, yang dapat diakses melalui jembatan berpagar pribadi yang menambah suasana dongeng properti tersebut. Namun, Dion akhirnya memutuskan bahwa kehidupan di pulau bukan panggilan permanennya. Ia menjual properti tersebut pada 2016 seharga 25,5 juta dolar—transaksi ini menegaskan bahwa bahkan investasi pulau elit pun bisa kehilangan daya tariknya seiring waktu.
Hadiah Terbaik Yunani: Penjualan Rekor Pulau Skorpios
Beberapa properti tidak menarik perhatian elit sebanyak Pulau Skorpios—sebuah pulau seluas 74 hektar di Yunani yang terkenal karena keindahan alam dan makna sejarahnya sebagai tempat pernikahan di mana taipan pengiriman, Aristotle Onassis, menikahi Jackie Kennedy. Pulau ini lama menjadi incaran selebriti papan atas seperti Bill Gates, Giorgio Armani, dan Madonna, yang masing-masing membayangkan diri mereka sebagai penjaga dari permata Aegean ini. Namun saat kesempatan itu datang, Ekaterina Rybolovlev, putri miliarder Rusia Dmitry Rybolovlev, berhasil mengamankan Skorpios dan pulau kecil Sparti di dekatnya dengan harga menakjubkan 150 juta dolar. Transaksi ini menetapkan standar baru untuk akuisisi pulau termahal dan menunjukkan bahwa properti Mediterania super-premium memerintah dengan nilai yang melampaui batas.
Kepemilikan Pulau Pribadi Terbesar Puerto Rico: Cayo Norte
Pendiri Google, Larry Page, tampaknya memiliki apresiasi yang sama terhadap pulau pribadi seperti Ellison, menunjukkan bahwa para tokoh Silicon Valley sering mengalokasikan modal mereka ke properti pulau eksklusif. Pada 2018, Page mengatur pembelian Cayo Norte—pulau pribadi terbesar di Puerto Rico—melalui LLC bernama U.S. Virgin Island Properties, dengan membayar 32 juta dolar untuk hak kepemilikan. Pulau ini menampilkan segala yang dijanjikan surga tropis: pantai pasir putih berkilauan, terumbu karang yang hidup, dan satwa liar yang beragam termasuk penyu laut yang terancam punah. Bagi Page, akuisisi ini bukan hanya tempat pelarian dari tuntutan teknologi, tetapi juga kepemilikan nyata atas salah satu lanskap paling istimewa di Karibia.
Fenomena Pulau Miliarder
Kelima akuisisi ini secara kolektif mewakili lebih dari 750 juta dolar dalam pengeluaran properti ultra-mewah dan mencerminkan tren yang lebih luas di kalangan elit global: properti pulau paling mahal berfungsi sebagai tempat penyimpanan kekayaan, status, dan visi pribadi. Apakah diubah menjadi aset komunitas seperti Lanai, tempat perlindungan artistik seperti Bonds Cay, atau dilestarikan sebagai tempat pribadi, pulau-pulau ini menunjukkan bahwa bagi mereka yang memiliki modal cukup, surga bukan sekadar destinasi—melainkan kelas aset. Seiring kekhawatiran iklim dan gaya hidup yang berubah membentuk preferensi kemewahan, pembelian pulau paling mahal ini kemungkinan akan tetap menjadi salah satu transaksi properti paling signifikan di era ini, masing-masing menceritakan kisah unik tentang ambisi, kekayaan, dan keinginan manusia yang tak pernah berakhir untuk memiliki sepotong surga.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Miliarder dan Ikon: Properti Pulau Termahal di Dunia Terungkap
Ketika individu terkaya di dunia dan tokoh paling terkenal mencari perlindungan dari kehidupan biasa, mereka tidak memilih properti biasa. Sebaliknya, mereka berinvestasi di beberapa properti pulau paling eksklusif dan paling mahal di planet ini. Dari surga Karibia hingga tempat persembunyian Mediterania, akuisisi ultra-mewah ini menceritakan kisah menarik tentang bagaimana elit global memilih untuk menghabiskan kekayaan mereka yang melimpah—dan sekaligus membayangkan kembali komunitas secara keseluruhan.
Seni Investasi Pulau
Dalam dekade terakhir, beberapa pulau pribadi paling diinginkan di Bumi telah berpindah tangan dengan jumlah yang mencengangkan, merombak lanskap dan ekonomi lokal. Ini bukan pembelian impulsif atau rumah liburan sederhana; mereka mewakili strategi properti oleh miliarder dan selebriti yang memandang kepemilikan pulau sebagai simbol status tertinggi dan investasi jangka panjang. Harga-harganya menceritakan kisahnya: mulai dari 16 juta dolar hingga 150 juta dolar, akuisisi ini menciptakan gelombang di dunia properti mewah dan menunjukkan bahwa bagi orang sangat kaya, geografi benar-benar adalah takdir.
Pulau Pribadi Terbesar Hawaii: Transformasi Lanai
Ketika pendiri Oracle, Larry Ellison, membeli hampir 98% dari Lanai—sebuah pulau Hawaii seluas 141 mil persegi—harga yang dilaporkan sekitar 500 juta dolar. Berbeda dari pembelian pulau miliarder yang didorong semata-mata oleh ego, visi Ellison melampaui kemewahan pribadi. Ia berkomitmen mengembangkan infrastruktur pulau dan meningkatkan kualitas hidup lebih dari 3.000 penduduknya, mengubah Lanai menjadi model pembangunan pulau berkelanjutan. Saat ini, pulau ini memiliki hampir 50 mil garis pantai yang murni dan menjadi rumah bagi resort Four Seasons yang elegan, membuatnya dapat diakses oleh wisatawan yang ingin menikmati pantai yang menakjubkan dan lanskap yang subur tanpa harus menghubungi Ellison.
Kolaborasi Artistik Bahama: Bonds Cay
Tak mau kalah, sensasi musik global Shakira bekerja sama dengan kolaborator tak terduga—termasuk Roger Waters dari Pink Floyd dan seniman Spanyol Alejandro Sanz—untuk mengakuisisi Bonds Cay di Bahama. Investasi gabungan sebesar 16 juta dolar ini mengamankan sebuah surga seluas 700 hektar dengan lima pantai yang murni, pasir putih yang bersih, dan tiga danau garam. Terletak 120 mil dari pantai Florida, ambisi trio ini adalah mengubah akuisisi mereka menjadi tempat liburan mewah yang ramah lingkungan dan tempat inspirasi bagi para seniman. Kolaborasi antara raja dan ratu industri musik ini menunjukkan bahwa kepemilikan pulau modern sering mencerminkan visi bersama daripada keinginan pribadi semata.
Warisan Enchanted Quebec: Île Gagnon
Kontribusi penyanyi asal Kanada, Celine Dion, terhadap klub pulau termahal di dunia datang melalui properti Quebec-nya di Rivière des Mille Îles. Ia membangun sebuah mansion mewah bergaya kastil Norman Prancis, yang dapat diakses melalui jembatan berpagar pribadi yang menambah suasana dongeng properti tersebut. Namun, Dion akhirnya memutuskan bahwa kehidupan di pulau bukan panggilan permanennya. Ia menjual properti tersebut pada 2016 seharga 25,5 juta dolar—transaksi ini menegaskan bahwa bahkan investasi pulau elit pun bisa kehilangan daya tariknya seiring waktu.
Hadiah Terbaik Yunani: Penjualan Rekor Pulau Skorpios
Beberapa properti tidak menarik perhatian elit sebanyak Pulau Skorpios—sebuah pulau seluas 74 hektar di Yunani yang terkenal karena keindahan alam dan makna sejarahnya sebagai tempat pernikahan di mana taipan pengiriman, Aristotle Onassis, menikahi Jackie Kennedy. Pulau ini lama menjadi incaran selebriti papan atas seperti Bill Gates, Giorgio Armani, dan Madonna, yang masing-masing membayangkan diri mereka sebagai penjaga dari permata Aegean ini. Namun saat kesempatan itu datang, Ekaterina Rybolovlev, putri miliarder Rusia Dmitry Rybolovlev, berhasil mengamankan Skorpios dan pulau kecil Sparti di dekatnya dengan harga menakjubkan 150 juta dolar. Transaksi ini menetapkan standar baru untuk akuisisi pulau termahal dan menunjukkan bahwa properti Mediterania super-premium memerintah dengan nilai yang melampaui batas.
Kepemilikan Pulau Pribadi Terbesar Puerto Rico: Cayo Norte
Pendiri Google, Larry Page, tampaknya memiliki apresiasi yang sama terhadap pulau pribadi seperti Ellison, menunjukkan bahwa para tokoh Silicon Valley sering mengalokasikan modal mereka ke properti pulau eksklusif. Pada 2018, Page mengatur pembelian Cayo Norte—pulau pribadi terbesar di Puerto Rico—melalui LLC bernama U.S. Virgin Island Properties, dengan membayar 32 juta dolar untuk hak kepemilikan. Pulau ini menampilkan segala yang dijanjikan surga tropis: pantai pasir putih berkilauan, terumbu karang yang hidup, dan satwa liar yang beragam termasuk penyu laut yang terancam punah. Bagi Page, akuisisi ini bukan hanya tempat pelarian dari tuntutan teknologi, tetapi juga kepemilikan nyata atas salah satu lanskap paling istimewa di Karibia.
Fenomena Pulau Miliarder
Kelima akuisisi ini secara kolektif mewakili lebih dari 750 juta dolar dalam pengeluaran properti ultra-mewah dan mencerminkan tren yang lebih luas di kalangan elit global: properti pulau paling mahal berfungsi sebagai tempat penyimpanan kekayaan, status, dan visi pribadi. Apakah diubah menjadi aset komunitas seperti Lanai, tempat perlindungan artistik seperti Bonds Cay, atau dilestarikan sebagai tempat pribadi, pulau-pulau ini menunjukkan bahwa bagi mereka yang memiliki modal cukup, surga bukan sekadar destinasi—melainkan kelas aset. Seiring kekhawatiran iklim dan gaya hidup yang berubah membentuk preferensi kemewahan, pembelian pulau paling mahal ini kemungkinan akan tetap menjadi salah satu transaksi properti paling signifikan di era ini, masing-masing menceritakan kisah unik tentang ambisi, kekayaan, dan keinginan manusia yang tak pernah berakhir untuk memiliki sepotong surga.