Dengan reformasi peraturan yang revolusioner dari Securities and Exchange Commission(SEC) Amerika Serikat, bulan Oktober 2024 menjadi bulan penting yang dipusatkan pada tanggal persetujuan ETF kripto. Seiring SEC menyetujui standar baru yang beralih dari “tinjauan kasus per kasus” ke “izin standar”, proses persetujuan ETF spot untuk 5 mata uang kripto utama seperti XRP, SOL, LTC, ADA, DOGE secara fundamental berubah. Ini bukan sekadar perubahan administratif, melainkan titik balik yang mempercepat komersialisasi kripto sebagai produk keuangan arus utama, serta mendorong masuknya dana institusional secara besar-besaran.
Reformasi Regulasi SEC, Peralihan ke Jalur Izin Standar dan Maknanya di Pasar
Pada 7 September 2024, Securities and Exchange Commission(SEC) AS secara resmi menyetujui revisi peraturan yang memperkenalkan standar listing umum untuk produk trust(CBTS) yang diajukan oleh bursa seperti Nasdaq, Chicago Options Exchange(CBOE), CBZX, dan New York Stock Exchange(NYSE) Arca. Perubahan utama dari regulasi ini adalah menghilangkan proses peninjauan individual yang rumit dan menstandarkan serta menyederhanakan prosedur listing untuk aset yang memenuhi kriteria tertentu.
Ketua SEC menyatakan bahwa peralihan regulasi ini akan mengubah pengaturan terhadap ETP aset digital dari “tinjauan berhati-hati” menjadi “metode yang distandarisasi dan efisien”. Ini mencerminkan niat untuk memaksimalkan pilihan investor dan mendorong inovasi di pasar kripto. Regulasi baru ini menawarkan tiga jalur utama listing. Pertama, diperdagangkan di pasar anggota ISG(Intermarket Surveillance Group) yang memiliki perjanjian berbagi pengawasan. Kedua, produk derivatif komoditas yang terdaftar minimal 6 bulan di pasar yang diatur CFTC dan memiliki perjanjian pengawasan bersama. Ketiga, ETF yang sudah terdaftar di bursa AS dan memiliki lebih dari 40% aset dialokasikan ke produk tersebut.
Batas Waktu Keputusan dan Penarikan Permohonan 19b-4: Awal Jadwal Persetujuan ETF Baru
Pada 29 September 2024, SEC secara resmi meminta penerbit ETF spot terkait seperti Litecoin(LTC), XRP, Solana(SOL), Cardano(ADA), Dogecoin(DOGE) untuk menarik permohonan 19b-4 mereka. Keputusan ini bukan sekadar penolakan, melainkan menandai peninjauan ulang berdasarkan standar baru. Dengan penarikan permohonan 19b-4 yang ada, tanggal keputusan akhir(tanggal SEC biasanya)tidak lagi berlaku.
Namun, perubahan ini justru dipandang positif. Penerbit ETF cukup mengajukan dokumen S-1 sesuai aturan baru atau melakukan penyesuaian, dan banyak pakar industri memperkirakan proses persetujuan akan “sangat cepat” berdasarkan pengalaman ETF Bitcoin dan Ethereum sebelumnya. Bahkan, ada kasus ETF Ethereum yang membutuhkan waktu hanya beberapa minggu dari penarikan hingga disetujui. Oleh karena itu, secara luas diperkirakan bahwa tanggal persetujuan ETF baru akan terkonsentrasi di bulan Oktober 2024.
Jurnalis kripto Eleanor Turet menganalisis, “Selama token memenuhi standar yang ada, SEC dapat menyetujui ETF kripto kapan saja melalui pengajuan dokumen S-1,” yang menunjukkan fleksibilitas dalam jadwal persetujuan ETF. Namun, analis ETF Bloomberg James Seapalt memperingatkan, “Dalam situasi penuh ketidakpastian dan kemungkinan penutupan pemerintah, situasi bisa menjadi lebih kompleks.”
Analisis Status Persetujuan ETF 5 Mata Uang Kripto di Oktober 2024
ETF XRP: Kemungkinan Persetujuan >95% dan Penghapusan Hambatan Regulasi
Pada Oktober 2024, ETF XRP menjadi yang paling diperhatikan. Tujuh lembaga seperti Bitwise(Bitwise), 21Shares, Canary(Canary), dan Grayscale(Grayscale) mengajukan permohonan ETF XRP. Permohonan ETF spot XRP pertama kali diajukan pada Januari 2025, dan SEC meninjau pendapat setelah penyelesaian gugatan Ripple pada Juli 2024.
Keunggulan utama XRP adalah kedewasaan pasar berjangka-nya. Fitur berjangka XRP telah diperdagangkan di CME(Chicago Mercantile Exchange) selama lebih dari satu tahun dan memenuhi persyaratan regulasi baru. Analis Bloomberg James Seapalt dan Eric Valtunas menilai kemungkinan persetujuan ETF spot XRP sebesar 95%, menafsirkan ini sebagai “sinyal terang dari SEC”. Selain itu, pengakuan XRP sebagai produk oleh regulator juga menurunkan hambatan aplikasi ETF secara signifikan.
ETF SOL: Optimisme dengan kemungkinan persetujuan 100% yang meningkat
ETF spot Solana(SOL) adalah salah satu permohonan paling populer di Oktober 2024. Tujuh lembaga besar seperti VanEck, 21Shares, Bitwise(Bitwise), Franklin Templeton(Franklin Templeton), dan lainnya turut berpartisipasi. Pada 27 September 2024, perusahaan manajemen aset seperti Fidelity, Franklin Templeton, CoinShares(CoinShares), Bitwise, Grayscale, Canary Capital, dan VanEck mengajukan formulir S-1 versi terbaru ke SEC.
Kesamaan dokumen ini adalah fokus pada detail pengelolaan staking ETF Solana. Setelah SEC menginstruksikan penarikan dokumen 19b-4, analis ETF Bloomberg Eric Valtunas menaikkan kemungkinan persetujuan ETF SOL dari 95% menjadi 100%. Ia menegaskan, “Dengan pengenalan standar listing umum, hanya tinggal dokumen S-1, dan ETF SOL bisa disetujui kapan saja.”
Namun, yang perlu diperhatikan adalah BlackRock(BlackRock), pengelola ETF terbesar untuk Bitcoin dan Ethereum, belum mengajukan permohonan ETF Solana. Ini mencerminkan sikap hati-hati terhadap risiko regulasi.
LTC ETF: Potensi Persetujuan karena Stabilitas Jangka Panjang dan Kemiripan Teknologi
Litecoin(LTC), yang diluncurkan sejak 2011, adalah salah satu aset yang paling lama diperdagangkan di pasar kripto. Menjaga tingkat keamanan dan desentralisasi yang tinggi serta terbukti secara teknologi, LTC sedang dalam proses pengajuan ETF oleh tiga entitas: Canary(Canary), Grayscale(Grayscale), dan CoinShares(CoinShares).
Keunggulan utama LTC adalah arsitektur teknologinya yang mirip dengan Bitcoin, memudahkan peninjauan oleh regulator. Selain itu, berbeda dengan XRP dan SOL, LTC tidak diklasifikasikan sebagai sekuritas oleh SEC dan lebih mendekati sifat produk Bitcoin, sehingga secara regulasi lebih rendah hambatannya. Oleh karena itu, LTC diperkirakan memiliki peluang tinggi untuk disetujui sebagai ETF kripto awal di Oktober 2024.
ADA ETF: Makna Historis ETF Platform PoS Non-Ethereum Pertama
Grayscale mendorong konversi trust Cardano(ADA) menjadi ETF. Dokumen S-1 diajukan pada Agustus 2024, dan tanggal keputusan sebelumnya adalah 26 Oktober. Cardano adalah proyek yang dikenal berbasis akademik dan berkelanjutan.
Jika ETF spot Cardano disetujui, ini akan menjadi tonggak sejarah sebagai ETF platform PoS(Proof of Stake) pertama berbasis non-Ethereum. Terlebih lagi, setelah persetujuan GDLC(Grayscale Digital Large Cap Fund) pada 1 Juli 2024, peluang persetujuan ETF Cardano semakin tinggi.
DOGE ETF: Kemunculan ETF Spot Meme Coin Pertama
Tiga lembaga, termasuk Bitwise(Bitwise), Grayscale(Grayscale), dan 21Shares(21Shares), mengajukan permohonan ETF DOGE. Keputusan diharapkan keluar paling lambat 12 Oktober 2024. Jika disetujui, ETF spot DOGE akan menjadi ETF pertama untuk meme(meme) coin secara historis.
Jadwal Persetujuan ETF Oktober 2024 dan Percepatan Masuk Dana Institusional
Penetapan tanggal persetujuan ETF kripto Oktober 2024 tidak sekadar regulasi, tetapi menandai perubahan fundamental dalam struktur pasar kripto. Hal ini secara langsung mempengaruhi besarnya dan kecepatan masuknya dana institusional.
Setelah persetujuan ETF spot Bitcoin awal tahun ini, industri kripto berhasil menarik lebih dari 100 miliar dolar AS dana institusional. Pada periode yang sama, harga Bitcoin naik dari sekitar 60.000 dolar menjadi lebih dari 113.500 dolar. Ini membuktikan bahwa ETF berperan sebagai “jembatan modal”. Saat itu, SEC meninjau 92 permohonan ETF spot kripto, dengan sekitar 69 di antaranya adalah ETF aset tunggal yang mencakup 24 mata uang kripto.
Dengan berjalannya jadwal persetujuan ETF baru di Oktober, diperkirakan lebih banyak dana institusional akan mengalir ke pasar kripto. Jika permohonan dari perusahaan besar seperti Grayscale, VanEck, dan Bitwise disetujui, hambatan masuk bagi investor institusional akan secara signifikan berkurang.
Komersialisasi Kripto sebagai Produk Keuangan Arus Utama dan Evolusi Regulasi
Kedatangan jadwal persetujuan ETF Oktober 2024 menandai masuknya industri kripto ke tahap kematangan. Perubahan sikap regulator mencerminkan pengakuan terhadap kripto sebagai produk keuangan utama, bukan sekadar aset spekulatif.
Pengenalan standar izin baru diperkirakan akan mempercepat persetujuan ETF spot kripto lainnya di masa depan. Peralihan dari “tinjauan kasus per kasus” ke “izin standar” meningkatkan prediktabilitas dan akan mendorong listing besar-besaran produk keuangan berbasis kripto.
Apapun hasilnya, penetapan jadwal persetujuan ETF Oktober 2024 akan menjadi titik balik yang jelas dalam sejarah kripto. Ini akan berdampak besar tidak hanya pada harga kripto terkait, tetapi juga pada volume dan kecepatan masuk dana institusional, serta menjadi fondasi penting dalam integrasi kripto ke pasar keuangan arus utama. Perubahan ini diperkirakan akan menjadi transisi struktural yang tidak hanya berpengaruh pada performa investasi jangka pendek, tetapi juga merombak ekosistem industri kripto secara jangka panjang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Tanggal titik balik historis persetujuan ETF cryptocurrency tahun 2024 Oktober: Perombakan regulasi SEC menciptakan gejolak pasar
Dengan reformasi peraturan yang revolusioner dari Securities and Exchange Commission(SEC) Amerika Serikat, bulan Oktober 2024 menjadi bulan penting yang dipusatkan pada tanggal persetujuan ETF kripto. Seiring SEC menyetujui standar baru yang beralih dari “tinjauan kasus per kasus” ke “izin standar”, proses persetujuan ETF spot untuk 5 mata uang kripto utama seperti XRP, SOL, LTC, ADA, DOGE secara fundamental berubah. Ini bukan sekadar perubahan administratif, melainkan titik balik yang mempercepat komersialisasi kripto sebagai produk keuangan arus utama, serta mendorong masuknya dana institusional secara besar-besaran.
Reformasi Regulasi SEC, Peralihan ke Jalur Izin Standar dan Maknanya di Pasar
Pada 7 September 2024, Securities and Exchange Commission(SEC) AS secara resmi menyetujui revisi peraturan yang memperkenalkan standar listing umum untuk produk trust(CBTS) yang diajukan oleh bursa seperti Nasdaq, Chicago Options Exchange(CBOE), CBZX, dan New York Stock Exchange(NYSE) Arca. Perubahan utama dari regulasi ini adalah menghilangkan proses peninjauan individual yang rumit dan menstandarkan serta menyederhanakan prosedur listing untuk aset yang memenuhi kriteria tertentu.
Ketua SEC menyatakan bahwa peralihan regulasi ini akan mengubah pengaturan terhadap ETP aset digital dari “tinjauan berhati-hati” menjadi “metode yang distandarisasi dan efisien”. Ini mencerminkan niat untuk memaksimalkan pilihan investor dan mendorong inovasi di pasar kripto. Regulasi baru ini menawarkan tiga jalur utama listing. Pertama, diperdagangkan di pasar anggota ISG(Intermarket Surveillance Group) yang memiliki perjanjian berbagi pengawasan. Kedua, produk derivatif komoditas yang terdaftar minimal 6 bulan di pasar yang diatur CFTC dan memiliki perjanjian pengawasan bersama. Ketiga, ETF yang sudah terdaftar di bursa AS dan memiliki lebih dari 40% aset dialokasikan ke produk tersebut.
Batas Waktu Keputusan dan Penarikan Permohonan 19b-4: Awal Jadwal Persetujuan ETF Baru
Pada 29 September 2024, SEC secara resmi meminta penerbit ETF spot terkait seperti Litecoin(LTC), XRP, Solana(SOL), Cardano(ADA), Dogecoin(DOGE) untuk menarik permohonan 19b-4 mereka. Keputusan ini bukan sekadar penolakan, melainkan menandai peninjauan ulang berdasarkan standar baru. Dengan penarikan permohonan 19b-4 yang ada, tanggal keputusan akhir(tanggal SEC biasanya)tidak lagi berlaku.
Namun, perubahan ini justru dipandang positif. Penerbit ETF cukup mengajukan dokumen S-1 sesuai aturan baru atau melakukan penyesuaian, dan banyak pakar industri memperkirakan proses persetujuan akan “sangat cepat” berdasarkan pengalaman ETF Bitcoin dan Ethereum sebelumnya. Bahkan, ada kasus ETF Ethereum yang membutuhkan waktu hanya beberapa minggu dari penarikan hingga disetujui. Oleh karena itu, secara luas diperkirakan bahwa tanggal persetujuan ETF baru akan terkonsentrasi di bulan Oktober 2024.
Jurnalis kripto Eleanor Turet menganalisis, “Selama token memenuhi standar yang ada, SEC dapat menyetujui ETF kripto kapan saja melalui pengajuan dokumen S-1,” yang menunjukkan fleksibilitas dalam jadwal persetujuan ETF. Namun, analis ETF Bloomberg James Seapalt memperingatkan, “Dalam situasi penuh ketidakpastian dan kemungkinan penutupan pemerintah, situasi bisa menjadi lebih kompleks.”
Analisis Status Persetujuan ETF 5 Mata Uang Kripto di Oktober 2024
ETF XRP: Kemungkinan Persetujuan >95% dan Penghapusan Hambatan Regulasi
Pada Oktober 2024, ETF XRP menjadi yang paling diperhatikan. Tujuh lembaga seperti Bitwise(Bitwise), 21Shares, Canary(Canary), dan Grayscale(Grayscale) mengajukan permohonan ETF XRP. Permohonan ETF spot XRP pertama kali diajukan pada Januari 2025, dan SEC meninjau pendapat setelah penyelesaian gugatan Ripple pada Juli 2024.
Keunggulan utama XRP adalah kedewasaan pasar berjangka-nya. Fitur berjangka XRP telah diperdagangkan di CME(Chicago Mercantile Exchange) selama lebih dari satu tahun dan memenuhi persyaratan regulasi baru. Analis Bloomberg James Seapalt dan Eric Valtunas menilai kemungkinan persetujuan ETF spot XRP sebesar 95%, menafsirkan ini sebagai “sinyal terang dari SEC”. Selain itu, pengakuan XRP sebagai produk oleh regulator juga menurunkan hambatan aplikasi ETF secara signifikan.
ETF SOL: Optimisme dengan kemungkinan persetujuan 100% yang meningkat
ETF spot Solana(SOL) adalah salah satu permohonan paling populer di Oktober 2024. Tujuh lembaga besar seperti VanEck, 21Shares, Bitwise(Bitwise), Franklin Templeton(Franklin Templeton), dan lainnya turut berpartisipasi. Pada 27 September 2024, perusahaan manajemen aset seperti Fidelity, Franklin Templeton, CoinShares(CoinShares), Bitwise, Grayscale, Canary Capital, dan VanEck mengajukan formulir S-1 versi terbaru ke SEC.
Kesamaan dokumen ini adalah fokus pada detail pengelolaan staking ETF Solana. Setelah SEC menginstruksikan penarikan dokumen 19b-4, analis ETF Bloomberg Eric Valtunas menaikkan kemungkinan persetujuan ETF SOL dari 95% menjadi 100%. Ia menegaskan, “Dengan pengenalan standar listing umum, hanya tinggal dokumen S-1, dan ETF SOL bisa disetujui kapan saja.”
Namun, yang perlu diperhatikan adalah BlackRock(BlackRock), pengelola ETF terbesar untuk Bitcoin dan Ethereum, belum mengajukan permohonan ETF Solana. Ini mencerminkan sikap hati-hati terhadap risiko regulasi.
LTC ETF: Potensi Persetujuan karena Stabilitas Jangka Panjang dan Kemiripan Teknologi
Litecoin(LTC), yang diluncurkan sejak 2011, adalah salah satu aset yang paling lama diperdagangkan di pasar kripto. Menjaga tingkat keamanan dan desentralisasi yang tinggi serta terbukti secara teknologi, LTC sedang dalam proses pengajuan ETF oleh tiga entitas: Canary(Canary), Grayscale(Grayscale), dan CoinShares(CoinShares).
Keunggulan utama LTC adalah arsitektur teknologinya yang mirip dengan Bitcoin, memudahkan peninjauan oleh regulator. Selain itu, berbeda dengan XRP dan SOL, LTC tidak diklasifikasikan sebagai sekuritas oleh SEC dan lebih mendekati sifat produk Bitcoin, sehingga secara regulasi lebih rendah hambatannya. Oleh karena itu, LTC diperkirakan memiliki peluang tinggi untuk disetujui sebagai ETF kripto awal di Oktober 2024.
ADA ETF: Makna Historis ETF Platform PoS Non-Ethereum Pertama
Grayscale mendorong konversi trust Cardano(ADA) menjadi ETF. Dokumen S-1 diajukan pada Agustus 2024, dan tanggal keputusan sebelumnya adalah 26 Oktober. Cardano adalah proyek yang dikenal berbasis akademik dan berkelanjutan.
Jika ETF spot Cardano disetujui, ini akan menjadi tonggak sejarah sebagai ETF platform PoS(Proof of Stake) pertama berbasis non-Ethereum. Terlebih lagi, setelah persetujuan GDLC(Grayscale Digital Large Cap Fund) pada 1 Juli 2024, peluang persetujuan ETF Cardano semakin tinggi.
DOGE ETF: Kemunculan ETF Spot Meme Coin Pertama
Tiga lembaga, termasuk Bitwise(Bitwise), Grayscale(Grayscale), dan 21Shares(21Shares), mengajukan permohonan ETF DOGE. Keputusan diharapkan keluar paling lambat 12 Oktober 2024. Jika disetujui, ETF spot DOGE akan menjadi ETF pertama untuk meme(meme) coin secara historis.
Jadwal Persetujuan ETF Oktober 2024 dan Percepatan Masuk Dana Institusional
Penetapan tanggal persetujuan ETF kripto Oktober 2024 tidak sekadar regulasi, tetapi menandai perubahan fundamental dalam struktur pasar kripto. Hal ini secara langsung mempengaruhi besarnya dan kecepatan masuknya dana institusional.
Setelah persetujuan ETF spot Bitcoin awal tahun ini, industri kripto berhasil menarik lebih dari 100 miliar dolar AS dana institusional. Pada periode yang sama, harga Bitcoin naik dari sekitar 60.000 dolar menjadi lebih dari 113.500 dolar. Ini membuktikan bahwa ETF berperan sebagai “jembatan modal”. Saat itu, SEC meninjau 92 permohonan ETF spot kripto, dengan sekitar 69 di antaranya adalah ETF aset tunggal yang mencakup 24 mata uang kripto.
Dengan berjalannya jadwal persetujuan ETF baru di Oktober, diperkirakan lebih banyak dana institusional akan mengalir ke pasar kripto. Jika permohonan dari perusahaan besar seperti Grayscale, VanEck, dan Bitwise disetujui, hambatan masuk bagi investor institusional akan secara signifikan berkurang.
Komersialisasi Kripto sebagai Produk Keuangan Arus Utama dan Evolusi Regulasi
Kedatangan jadwal persetujuan ETF Oktober 2024 menandai masuknya industri kripto ke tahap kematangan. Perubahan sikap regulator mencerminkan pengakuan terhadap kripto sebagai produk keuangan utama, bukan sekadar aset spekulatif.
Pengenalan standar izin baru diperkirakan akan mempercepat persetujuan ETF spot kripto lainnya di masa depan. Peralihan dari “tinjauan kasus per kasus” ke “izin standar” meningkatkan prediktabilitas dan akan mendorong listing besar-besaran produk keuangan berbasis kripto.
Apapun hasilnya, penetapan jadwal persetujuan ETF Oktober 2024 akan menjadi titik balik yang jelas dalam sejarah kripto. Ini akan berdampak besar tidak hanya pada harga kripto terkait, tetapi juga pada volume dan kecepatan masuk dana institusional, serta menjadi fondasi penting dalam integrasi kripto ke pasar keuangan arus utama. Perubahan ini diperkirakan akan menjadi transisi struktural yang tidak hanya berpengaruh pada performa investasi jangka pendek, tetapi juga merombak ekosistem industri kripto secara jangka panjang.