Ketidakpastian atas negosiasi anggaran pemerintah dan meningkatnya ketegangan internasional telah menekan pasar saham Prancis, dengan CAC 40 mencatat penurunan kelima berturut-turut pada hari Jumat. Indeks acuan turun 29,25 poin, mewakili kerugian 0,35% untuk menetap di 8.283,87 di tengah sesi pagi.
Ketidakpastian Politik Menambah Tantangan Pasar
Penundaan diskusi anggaran parlemen—yang awalnya dijadwalkan pada hari Jumat tetapi kini didorong ke hari Selasa berikutnya—telah memperburuk kekhawatiran investor tentang kejelasan kebijakan fiskal. Ketidakpastian ini muncul saat ibu kota Eropa bergulat dengan risiko geopolitik yang meningkat, termasuk laporan tentang penempatan NATO untuk mempertahankan diri dari ancaman yang muncul. Kombinasi faktor-faktor ini telah menciptakan lingkungan yang menghindari risiko di seluruh ekuitas.
Posisi Pertahanan Terlihat dari Divergensi Sektor
Saham barang mewah dan siklikal menjadi yang paling terdampak penjualan. Kering memimpin penurunan dengan penurunan 3,4%, diikuti oleh EssilorLuxottica yang turun 3,2%, sementara Renault mundur 2,3%. Nama-nama industri dan yang berorientasi konsumen juga menghadapi tekanan, dengan Dassault Systemes, Stellantis, LVMH, Air Liquide, Schneider Electric, Hermes International, dan Saint Gobain semuanya merosot antara 1,1% dan 1,7%. Kelemahan tambahan muncul di STMicroElectronics, Sanofi, Carrefour, Pernod Ricard, Legrand, dan ArcelorMittal.
Saham Pertahanan dan Infrastruktur Tunjukkan Ketahanan
Melawan tren penurunan yang lebih luas, beberapa nama berhasil menguat. Thales muncul sebagai penggerak terkuat dengan kenaikan 2,75%. Saham telekomunikasi dan media terbukti lebih tahan banting, dengan Orange naik 1,85% dan Publicis Groupe menguat 1,7%. Peran infrastruktur dan diversifikasi juga bertahan relatif baik, dengan Accor naik 1,4%, Airbus hampir 1%, dan Safran, Vinci, Eurofins Scientific, Bouygues, AXA, dan Eiffage mencatat kenaikan modest.
Perjuangan pasar saham Prancis mencerminkan kehati-hatian investor yang lebih luas saat para trader menilai kembali risiko seiring perkembangan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan domestik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar Saham Prancis Terus Menurun di Tengah Tantangan Geopolitik dan Penundaan Anggaran
Ketidakpastian atas negosiasi anggaran pemerintah dan meningkatnya ketegangan internasional telah menekan pasar saham Prancis, dengan CAC 40 mencatat penurunan kelima berturut-turut pada hari Jumat. Indeks acuan turun 29,25 poin, mewakili kerugian 0,35% untuk menetap di 8.283,87 di tengah sesi pagi.
Ketidakpastian Politik Menambah Tantangan Pasar
Penundaan diskusi anggaran parlemen—yang awalnya dijadwalkan pada hari Jumat tetapi kini didorong ke hari Selasa berikutnya—telah memperburuk kekhawatiran investor tentang kejelasan kebijakan fiskal. Ketidakpastian ini muncul saat ibu kota Eropa bergulat dengan risiko geopolitik yang meningkat, termasuk laporan tentang penempatan NATO untuk mempertahankan diri dari ancaman yang muncul. Kombinasi faktor-faktor ini telah menciptakan lingkungan yang menghindari risiko di seluruh ekuitas.
Posisi Pertahanan Terlihat dari Divergensi Sektor
Saham barang mewah dan siklikal menjadi yang paling terdampak penjualan. Kering memimpin penurunan dengan penurunan 3,4%, diikuti oleh EssilorLuxottica yang turun 3,2%, sementara Renault mundur 2,3%. Nama-nama industri dan yang berorientasi konsumen juga menghadapi tekanan, dengan Dassault Systemes, Stellantis, LVMH, Air Liquide, Schneider Electric, Hermes International, dan Saint Gobain semuanya merosot antara 1,1% dan 1,7%. Kelemahan tambahan muncul di STMicroElectronics, Sanofi, Carrefour, Pernod Ricard, Legrand, dan ArcelorMittal.
Saham Pertahanan dan Infrastruktur Tunjukkan Ketahanan
Melawan tren penurunan yang lebih luas, beberapa nama berhasil menguat. Thales muncul sebagai penggerak terkuat dengan kenaikan 2,75%. Saham telekomunikasi dan media terbukti lebih tahan banting, dengan Orange naik 1,85% dan Publicis Groupe menguat 1,7%. Peran infrastruktur dan diversifikasi juga bertahan relatif baik, dengan Accor naik 1,4%, Airbus hampir 1%, dan Safran, Vinci, Eurofins Scientific, Bouygues, AXA, dan Eiffage mencatat kenaikan modest.
Perjuangan pasar saham Prancis mencerminkan kehati-hatian investor yang lebih luas saat para trader menilai kembali risiko seiring perkembangan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan domestik.