Sektor pertambangan emas Mali menghadapi hambatan besar tahun lalu, dengan output industri menurun 23% seiring meningkatnya ketegangan antara pemerintah militer dan Barrick Mining—perusahaan yang mengoperasikan tambang utama negara tersebut. Sengketa ini secara efektif menghentikan operasi terbesar di negara itu, menciptakan gangguan pasokan yang signifikan di pasar logam mulia global.



Bagi mereka yang mengikuti tren komoditas, perkembangan ini menegaskan bagaimana friksi geopolitik dapat mengganggu basis produksi utama. Mali termasuk salah satu produsen emas teratas di Afrika, jadi ketika konflik domestik memotong output hampir seperempat, hal ini berimbas ke pasar internasional. Situasi ini juga mencerminkan tantangan yang lebih luas yang dihadapi operasi pertambangan di wilayah yang tidak stabil secara politik—ketegangan regulasi, pembalikan kebijakan, dan nasionalisme sumber daya tetap menjadi hambatan utama.

Investor yang memantau korelasi aset sering mengamati siklus komoditas sebagai indikator utama untuk pergeseran ekonomi yang lebih luas. Kendala pasokan emas, baik dari pemotongan produksi maupun kontrol ekspor, secara historis mempengaruhi dinamika harga dan posisi aset makroekonomi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 5
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
LeverageAddictvip
· 5jam yang lalu
Penurunan 23% di tambang emas Mali... Inilah sebabnya mengapa saya katakan risiko geopolitik harus dimasukkan ke dalam perhitungan posisi --- Militer vs Barrick, hal ini sudah bisa dilihat sejak awal, gelombang nasionalisme sumber daya tidak ada yang bisa menghentikan --- Gangguan pada sisi pasokan langsung tercermin pada penetapan harga logam mulia, ini adalah sumber alpha yang sebenarnya --- Industri pertambangan di daerah yang tidak stabil secara politik pasti akan memiliki premi risiko tinggi, tetapi keuntungan juga memang cukup menggiurkan --- Penurunan kapasitas sebesar 25% menggerakkan seluruh pasar... Inilah mengapa saya lebih memperhatikan situasi di Afrika daripada rapat Federal Reserve --- Pembekuan Barrick mungkin adalah skenario terburuk, tetapi negara-negara sumber daya harus belajar untuk bermain sendiri --- Masih ada yang hanya melihat kurva biaya emas saja? lol, guncangan geopolitik ini adalah inti dari penetapan harga --- Kasus Mali membuktikan bahwa geopolitik dan siklus komoditas terikat, siapa yang mengabaikan akan rugi
Lihat AsliBalas0
GasFeeNightmarevip
· 9jam yang lalu
Produksi emas Mali langsung dipotong sebesar 23%, sehingga pasar logam mulia global harus ikut bergoyang... Drama antara pemerintah militer dan Barrick ini benar-benar contoh risiko geopolitik yang menjadi pelajaran.
Lihat AsliBalas0
DeFiCaffeinatorvip
· 9jam yang lalu
Penurunan produksi emas di Mali sebesar 23%, kini harga emas global menjadi cemas Barrick terhambat oleh pemerintah militer, risiko geopolitik bertambah satu lagi Nasionalisme sumber daya ini semakin umum, harus waspada terhadap daerah produksi yang tidak stabil Gangguan sisi pasokan seringkali menjadi indikator utama harga, ada peluang Pertambangan + risiko politik... paling tidak suka dengan aset yang terlalu banyak variabel seperti ini Pengaruh konflik di Afrika terhadap harga emas seringkali diremehkan Sepertinya perlu meninjau kembali risiko eksposur keranjang komoditas Pemerintah vs perusahaan, akhirnya investor global yang dirugikan Konflik di tambang emas meningkat, alasan untuk membeli emas semakin banyak Operasi Mali ini... tipikal nasionalisme sumber daya, masih akan ada lagi ke depannya
Lihat AsliBalas0
RealYieldWizardvip
· 9jam yang lalu
Mali tambang emas mengurangi produksi sebesar 23%, geopolitik benar-benar menjadi senjata mematikan... Sekarang harga emas global harus ikut bergejolak --- Itu lagi-lagi soal nasionalisme sumber daya, masalah lama dalam penambangan di Afrika, ketidakstabilan politik = memanen keuntungan cepat, Barrick juga mengalami nasib buruk --- Keterbatasan di sisi pasokan langsung mempengaruhi alokasi aset, logika ini sederhana dan kasar tapi efektif, emas tetap menjadi pilihan utama untuk lindung nilai --- Perjuangan Mali ini menunjukkan bahwa penilaian risiko politik masih undervalued, siklus komoditas benar-benar terkait dengan makroekonomi --- Barrick berseberangan dengan pemerintah militer, akhirnya yang dirugikan tetap investor ritel dengan ETF emas mereka, aturan main dalam permainan ini memang seperti itu
Lihat AsliBalas0
AirdropHuntressvip
· 9jam yang lalu
Produksi emas Mali turun 23%, ini akan sangat menarik... Risiko geopolitik sekali lagi mengajarkan pelajaran keras kepada pasar
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)