Sebuah kasus penahanan Bitcoin seorang programmer dari Shenzhen baru-baru ini menarik perhatian seluruh komunitas kripto. Kasus ini sendiri telah mengalami perubahan tuduhan sebanyak tiga kali, dari awalnya "mengadakan kasino ilegal", kemudian menjadi "mengambil data sistem informasi komputer secara ilegal", dan akhirnya diputuskan sebagai "pencurian" dan "pelanggaran terhadap hak pribadi warga negara". Proses ini sendiri cukup patut dipikirkan.
Kejadian ini bermula dari: Tersangka Li Dong adalah seorang insinyur keamanan siber yang lahir di tahun 80-an. Jaksa mengatakan bahwa pada tahun 2020, dia memanfaatkan celah di server perjudian daring luar negeri untuk mencuri data pribadi 1,84 juta warga China, serta mencuri komisi agen situs sebesar 35,5 juta yuan. Karena kasus ini, aset digitalnya disita oleh aparat penegak hukum.
Status penyitaan cukup kompleks—Polisi Zhangjiajie di Hunan menyita 103 Bitcoin, yang telah diuangkan menjadi 49,61 juta yuan; polisi Changge di Henan menyita 80 Bitcoin, bernilai sekitar 40 juta yuan. Totalnya ada 183 Bitcoin, dengan nilai total lebih dari 90 juta yuan. Jumlah ini adalah angka yang sangat besar bagi orang biasa.
Yang paling menyakitkan adalah, setelah Li Dong mendapatkan jaminan dan penangguhan penahanan, polisi Zhangjiajie langsung menguangkan 103 Bitcoin tersebut. Tapi masalahnya—kasus ini masih dalam proses pengadilan, tuduhan pun sudah diubah tiga kali, dan vonis akhir bahkan belum keluar. Ini menyentuh satu masalah nyata: sebelum ada putusan pengadilan, aset digital sudah dijual terlebih dahulu, apa arti semua ini bagi terdakwa?
Pada 5 Januari 2026, Pengadilan Kota Changge secara terbuka mengadili kasus ini. Tim pembela mengajukan pembelaan tidak bersalah, dengan alasan bahwa tindakan terhadap situs ilegal tidak memenuhi unsur pencurian. Saat ini kasus masih dalam sidang istirahat, menunggu pengadilan menjadwalkan sidang berikutnya.
Kasus ini mengungkap satu risiko yang sering diabaikan oleh semua pemilik mata uang kripto: begitu melibatkan proses hukum, aset digital Anda bisa saja disita dan dijual, dan proses ini bisa jauh lebih cepat daripada kecepatan putusan pengadilan. Bagi pemilik aset, ini bukan hanya masalah hukum, tetapi juga masalah keamanan aset.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dakwaan diubah tiga kali? Ini benar-benar gila, putusan belum keluar tapi coin sudah hilang
Sebelum putusan, langsung divalutasikan, tindakan ini benar-benar berani
9000 juta hilang begitu saja, sangat menyakitkan
Orang ini mungkin tidak bersalah, sudah mengajukan pembelaan tidak bersalah
Orang di dunia kripto harus belajar menyembunyikan aset, kalau tidak ya seperti ini nasibnya
Penangguhan penahanan bisa langsung divalutasikan? Memang ada celah di hukum
Tunggu dulu, akankah logika ini benar, tindakan terhadap situs ilegal tidak dihitung sebagai pencurian?
Risiko terbesar bagi pemegang coin ternyata di sini, sebelumnya benar-benar tidak terpikirkan
183 Bitcoin hilang dalam sekejap, ini adalah alarm bagi pemegang coin
Lihat AsliBalas0
MechanicalMartel
· 9jam yang lalu
Mengubah tuduhan tiga kali, siapa yang bisa tahan... Sebelum menjual koin belum dihukum, langsung divalidasikan, logika ini benar-benar luar biasa
Lihat AsliBalas0
MonkeySeeMonkeyDo
· 9jam yang lalu
Dakwaan diubah tiga kali? Ini agak gila, belum keluar putusan sudah diubah...
Cepat diubah, putusan lambat, ini benar-benar masalah besar
Lebih dari 90 juta, benar-benar gila, sudah dinyatakan tidak bersalah?
Kenapa rasanya seperti diputuskan dulu baru dilaporkan... logika penyitaan begitu cepat?
Aset digital di dalam negeri benar-benar jebakan
Orang ini bermasalah, jaminan pun tidak membantu
Masalah situs ilegal memang agak kabur, tapi juga bukan urusan kita
Putusan masih jauh, koin sudah hilang, ini benar-benar gila
183 Bitcoin, bayangkan saja sakitnya...
Bro ini benar-benar kena masalah besar kali ini
Sebuah kasus penahanan Bitcoin seorang programmer dari Shenzhen baru-baru ini menarik perhatian seluruh komunitas kripto. Kasus ini sendiri telah mengalami perubahan tuduhan sebanyak tiga kali, dari awalnya "mengadakan kasino ilegal", kemudian menjadi "mengambil data sistem informasi komputer secara ilegal", dan akhirnya diputuskan sebagai "pencurian" dan "pelanggaran terhadap hak pribadi warga negara". Proses ini sendiri cukup patut dipikirkan.
Kejadian ini bermula dari: Tersangka Li Dong adalah seorang insinyur keamanan siber yang lahir di tahun 80-an. Jaksa mengatakan bahwa pada tahun 2020, dia memanfaatkan celah di server perjudian daring luar negeri untuk mencuri data pribadi 1,84 juta warga China, serta mencuri komisi agen situs sebesar 35,5 juta yuan. Karena kasus ini, aset digitalnya disita oleh aparat penegak hukum.
Status penyitaan cukup kompleks—Polisi Zhangjiajie di Hunan menyita 103 Bitcoin, yang telah diuangkan menjadi 49,61 juta yuan; polisi Changge di Henan menyita 80 Bitcoin, bernilai sekitar 40 juta yuan. Totalnya ada 183 Bitcoin, dengan nilai total lebih dari 90 juta yuan. Jumlah ini adalah angka yang sangat besar bagi orang biasa.
Yang paling menyakitkan adalah, setelah Li Dong mendapatkan jaminan dan penangguhan penahanan, polisi Zhangjiajie langsung menguangkan 103 Bitcoin tersebut. Tapi masalahnya—kasus ini masih dalam proses pengadilan, tuduhan pun sudah diubah tiga kali, dan vonis akhir bahkan belum keluar. Ini menyentuh satu masalah nyata: sebelum ada putusan pengadilan, aset digital sudah dijual terlebih dahulu, apa arti semua ini bagi terdakwa?
Pada 5 Januari 2026, Pengadilan Kota Changge secara terbuka mengadili kasus ini. Tim pembela mengajukan pembelaan tidak bersalah, dengan alasan bahwa tindakan terhadap situs ilegal tidak memenuhi unsur pencurian. Saat ini kasus masih dalam sidang istirahat, menunggu pengadilan menjadwalkan sidang berikutnya.
Kasus ini mengungkap satu risiko yang sering diabaikan oleh semua pemilik mata uang kripto: begitu melibatkan proses hukum, aset digital Anda bisa saja disita dan dijual, dan proses ini bisa jauh lebih cepat daripada kecepatan putusan pengadilan. Bagi pemilik aset, ini bukan hanya masalah hukum, tetapi juga masalah keamanan aset.