Pada awal April 2025, saya menyusun sebuah tesis: tekanan pasar akhirnya akan menenangkan posisi tarif yang agresif. Pengumuman tarif 30% awalnya terlihat agresif di atas kertas, tetapi sejarah menunjukkan bahwa pembuat kebijakan sering kali mundur dari sikap ekstrem tersebut ketika harga aset mulai menunjukkan tanda-tanda tekanan. Dua minggu setelah pelaksanaan, angka-angka mulai terlihat di pasar—S&P 500 telah kehilangan sekitar 15% dari puncaknya. Narasi berubah secara mencolok. Apa yang dimulai sebagai retorika perdagangan yang hawkish mulai menghadapi kenyataan keras dari kerugian portofolio dan sinyal perlambatan ekonomi. Ketika saham mulai mengalami kerugian sebesar itu, kemauan politik untuk mempertahankan tarif maksimum cenderung melemah. Korelasi ini dapat diprediksi: kebijakan ekstrem bertemu dengan resistansi pasar, dan akhirnya beberapa kompromi tengah dinegosiasikan. Bagi trader dan manajer portofolio yang menyaksikan ini terjadi, pelajarannya sederhana—jangan anggap kebijakan yang diumumkan akan tetap tidak berubah. Disiplin pasar memiliki cara untuk membentuk ulang kalkulus politik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
CryptoMotivator
· 15jam yang lalu
Ternyata benar, omong kosong kebijakan paling takut pasar turun. S&P sepanjang jalan para politikus mulai mengubah ucapan, pola ini sudah basi.
Lihat AsliBalas0
CoffeeNFTrader
· 15jam yang lalu
Haha, itu lagi trik lama, kebijakan keras kepala pasar menempel di wajah, S&P turun 15% langsung takut-takut saja
Lihat AsliBalas0
CryptoCross-TalkClub
· 15jam yang lalu
Lucu banget, keras kepala politikus dibandingkan penurunan pasar saham, langsung jadi takut, naskah ini jauh lebih klise daripada naskah pertunjukan cerdas saya
Lihat AsliBalas0
just_another_wallet
· 15jam yang lalu
Singkatnya, politisi keras kepala di mulut, tapi saat pasar saham turun mereka jadi lemah, sudah berapa kali pola ini dimainkan...
Pada awal April 2025, saya menyusun sebuah tesis: tekanan pasar akhirnya akan menenangkan posisi tarif yang agresif. Pengumuman tarif 30% awalnya terlihat agresif di atas kertas, tetapi sejarah menunjukkan bahwa pembuat kebijakan sering kali mundur dari sikap ekstrem tersebut ketika harga aset mulai menunjukkan tanda-tanda tekanan. Dua minggu setelah pelaksanaan, angka-angka mulai terlihat di pasar—S&P 500 telah kehilangan sekitar 15% dari puncaknya. Narasi berubah secara mencolok. Apa yang dimulai sebagai retorika perdagangan yang hawkish mulai menghadapi kenyataan keras dari kerugian portofolio dan sinyal perlambatan ekonomi. Ketika saham mulai mengalami kerugian sebesar itu, kemauan politik untuk mempertahankan tarif maksimum cenderung melemah. Korelasi ini dapat diprediksi: kebijakan ekstrem bertemu dengan resistansi pasar, dan akhirnya beberapa kompromi tengah dinegosiasikan. Bagi trader dan manajer portofolio yang menyaksikan ini terjadi, pelajarannya sederhana—jangan anggap kebijakan yang diumumkan akan tetap tidak berubah. Disiplin pasar memiliki cara untuk membentuk ulang kalkulus politik.