Amerika Serikat memang menghadapi tantangan dalam mendorong legislasi kerangka inovasi aset digital. Di satu sisi, RUU seperti 《Genius Act》 berusaha mengatur pasar stablecoin, di sisi lain 《Clarity Act》 juga mencoba memberlakukan pembatasan lebih lanjut terhadap aset digital. Kedengarannya bagus, tetapi kenyataannya, efektivitas upaya legislatif ini bergantung pada satu prasyarat kunci—otoritas pengawas federal harus diberikan kekuasaan yang cukup dan sumber daya yang memadai.
Masalahnya adalah, saat ini badan pengawas seperti SEC dan CFTC menghadapi situasi di mana kewenangan tersebar. Kekuasaan terbagi di antara berbagai lembaga, yang menyebabkan efisiensi pelaksanaan kebijakan menjadi rendah, bahkan muncul kekosongan pengawasan. Lebih buruk lagi, sumber daya manusia dan anggaran lembaga-lembaga ini justru semakin berkurang, yang secara langsung mempengaruhi kemampuan mereka dalam menegakkan aturan. Dengan kata lain, legislasi yang sempurna pun tidak akan berarti tanpa sumber daya penegakan hukum yang memadai, akhirnya hanya menjadi dokumen di atas kertas.
Apa arti semua ini bagi industri aset digital? Ketidakpastian kerangka hukum dan kekurangan sumber daya pengawasan dapat menyebabkan proyek inovasi menghadapi risiko yang lebih tak terduga. Penerbit stablecoin harus berhati-hati dalam beroperasi di batas-batas regulasi yang kabur, dan kecepatan perkembangan ekosistem secara keseluruhan juga mungkin akan melambat karena hal ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Suka
Hadiah
7
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-a606bf0c
· 5jam yang lalu
Itu lagi-lagi pola lama, artikel di atas kertas menumpuk, tetapi pelaksanaan sebenarnya sama sekali tidak efektif
Lihat AsliBalas0
AlphaBrain
· 5jam yang lalu
Sebenarnya itu hanya harimau kertas, berapa banyak undang-undang pun jika tidak dilaksanakan tetap sia-sia
Kekuasaan terbagi-bagi, anggaran juga dipotong, bagaimana badan pengawas ini bisa efektif
Proyek stablecoin sekarang sangat sulit, rasanya seperti berjalan langkah demi langkah
Itu lagi-lagi pola lama, pembuat undang-undang membuat keputusan mendadak, badan pelaksana kekurangan dana
Sebenarnya, daripada membuat banyak undang-undang ini, lebih baik mengintegrasikan badan pengawas terlebih dahulu, fokuskan kekuatan
Kekosongan pengawasan malah memberi ruang hidup bagi area abu-abu, sangat ironis
Kekuasaan otoritas pengawas yang terfragmentasi, aliran dana pada dasarnya tidak dapat dilacak dengan jelas.
Singkatnya, masing-masing bermain sendiri-sendiri, penerbit stablecoin semua bertaruh siapa yang memiliki regulasi paling longgar.
Lihat AsliBalas0
HodlVeteran
· 5jam yang lalu
Sangat tipikal, hanya melapisi hukum dengan emas, tidak mendukung otoritas pengawas, saya sudah melihat pertunjukan ini terlalu banyak, sudah pernah dilakukan sekali pada tahun 2018, hasilnya? Hanya kekacauan di satu tempat.
Amerika Serikat memang menghadapi tantangan dalam mendorong legislasi kerangka inovasi aset digital. Di satu sisi, RUU seperti 《Genius Act》 berusaha mengatur pasar stablecoin, di sisi lain 《Clarity Act》 juga mencoba memberlakukan pembatasan lebih lanjut terhadap aset digital. Kedengarannya bagus, tetapi kenyataannya, efektivitas upaya legislatif ini bergantung pada satu prasyarat kunci—otoritas pengawas federal harus diberikan kekuasaan yang cukup dan sumber daya yang memadai.
Masalahnya adalah, saat ini badan pengawas seperti SEC dan CFTC menghadapi situasi di mana kewenangan tersebar. Kekuasaan terbagi di antara berbagai lembaga, yang menyebabkan efisiensi pelaksanaan kebijakan menjadi rendah, bahkan muncul kekosongan pengawasan. Lebih buruk lagi, sumber daya manusia dan anggaran lembaga-lembaga ini justru semakin berkurang, yang secara langsung mempengaruhi kemampuan mereka dalam menegakkan aturan. Dengan kata lain, legislasi yang sempurna pun tidak akan berarti tanpa sumber daya penegakan hukum yang memadai, akhirnya hanya menjadi dokumen di atas kertas.
Apa arti semua ini bagi industri aset digital? Ketidakpastian kerangka hukum dan kekurangan sumber daya pengawasan dapat menyebabkan proyek inovasi menghadapi risiko yang lebih tak terduga. Penerbit stablecoin harus berhati-hati dalam beroperasi di batas-batas regulasi yang kabur, dan kecepatan perkembangan ekosistem secara keseluruhan juga mungkin akan melambat karena hal ini.