Sumber: Coinomedia
Judul Asli: Jerome Powell Hadiri Sidang Mahkamah Agung tentang Sengketa Fed
Tautan Asli: https://coinomedia.com/jerome-powell-to-attend-supreme-court-hearing-on-fed-dispute/
Mengapa Jerome Powell Menuju ke Mahkamah Agung?
Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan menghadiri sidang penting Mahkamah Agung yang melibatkan upaya mantan Presiden Donald Trump untuk mencopot Gubernur Federal Reserve Lisa Cook dari jabatannya. Langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya ini menyoroti ketegangan yang sedang berlangsung antara ranah politik dan independensi bank sentral AS.
Mahkamah Agung akan meninjau apakah seorang presiden AS memiliki wewenang untuk memecat seorang gubernur Federal Reserve yang sedang menjabat—sesuatu yang dapat menetapkan preseden kuat untuk pemerintahan di masa depan. Kehadiran Powell di sidang ini menunjukkan seberapa serius Federal Reserve menanggapi masalah ini, karena hal ini dapat mempengaruhi struktur independensinya sendiri.
Latar Belakang Kontroversi Lisa Cook
Lisa Cook diangkat ke Dewan Federal Reserve oleh Presiden Joe Biden dan telah menjadi pendukung vokal kebijakan moneter yang berfokus pada lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi inklusif. Pengangkatannya merupakan momen bersejarah, menjadikannya wanita kulit hitam pertama yang melayani di Dewan tersebut.
Namun, mantan Presiden Trump menantang posisinya, berargumen bahwa sikap kebijakan dan latar belakang akademiknya membuatnya tidak layak untuk peran tersebut. Tim hukum Trump bahkan mengambil langkah lebih jauh dengan meminta pencopotannya, yang saat ini sedang diperiksa oleh Mahkamah Agung.
Meskipun presiden memang menunjuk gubernur Fed, masa jabatan mereka dirancang secara bergiliran dan independen dari siklus politik—tepatnya untuk menghindari campur tangan dari Gedung Putih.
Momen Krusial untuk Independensi Fed
Kasus ini menimbulkan pertanyaan yang lebih luas tentang masa depan otonomi Federal Reserve. Jika Mahkamah Agung memutuskan mendukung Trump, hal ini dapat membuka pintu bagi pemimpin politik untuk lebih mudah mencopot anggota Fed yang tidak sejalan dengan pandangan mereka, yang berpotensi melemahkan peran lembaga ini sebagai badan ekonomi yang independen.
Kehadiran Jerome Powell adalah pertunjukan perhatian publik yang langka dari pimpinan bank sentral. Ini menegaskan keinginan Fed untuk mempertahankan kredibilitasnya, terutama di saat kepercayaan publik terhadap institusi sedang berada di bawah tekanan.
Kasus ini dapat memiliki implikasi jangka panjang terhadap bagaimana kebijakan moneter dibuat—dan siapa yang berhak membuatnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Jerome Powell akan menghadiri sidang Mahkamah Agung tentang sengketa Fed
Sumber: Coinomedia Judul Asli: Jerome Powell Hadiri Sidang Mahkamah Agung tentang Sengketa Fed Tautan Asli: https://coinomedia.com/jerome-powell-to-attend-supreme-court-hearing-on-fed-dispute/
Mengapa Jerome Powell Menuju ke Mahkamah Agung?
Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan menghadiri sidang penting Mahkamah Agung yang melibatkan upaya mantan Presiden Donald Trump untuk mencopot Gubernur Federal Reserve Lisa Cook dari jabatannya. Langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya ini menyoroti ketegangan yang sedang berlangsung antara ranah politik dan independensi bank sentral AS.
Mahkamah Agung akan meninjau apakah seorang presiden AS memiliki wewenang untuk memecat seorang gubernur Federal Reserve yang sedang menjabat—sesuatu yang dapat menetapkan preseden kuat untuk pemerintahan di masa depan. Kehadiran Powell di sidang ini menunjukkan seberapa serius Federal Reserve menanggapi masalah ini, karena hal ini dapat mempengaruhi struktur independensinya sendiri.
Latar Belakang Kontroversi Lisa Cook
Lisa Cook diangkat ke Dewan Federal Reserve oleh Presiden Joe Biden dan telah menjadi pendukung vokal kebijakan moneter yang berfokus pada lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi inklusif. Pengangkatannya merupakan momen bersejarah, menjadikannya wanita kulit hitam pertama yang melayani di Dewan tersebut.
Namun, mantan Presiden Trump menantang posisinya, berargumen bahwa sikap kebijakan dan latar belakang akademiknya membuatnya tidak layak untuk peran tersebut. Tim hukum Trump bahkan mengambil langkah lebih jauh dengan meminta pencopotannya, yang saat ini sedang diperiksa oleh Mahkamah Agung.
Meskipun presiden memang menunjuk gubernur Fed, masa jabatan mereka dirancang secara bergiliran dan independen dari siklus politik—tepatnya untuk menghindari campur tangan dari Gedung Putih.
Momen Krusial untuk Independensi Fed
Kasus ini menimbulkan pertanyaan yang lebih luas tentang masa depan otonomi Federal Reserve. Jika Mahkamah Agung memutuskan mendukung Trump, hal ini dapat membuka pintu bagi pemimpin politik untuk lebih mudah mencopot anggota Fed yang tidak sejalan dengan pandangan mereka, yang berpotensi melemahkan peran lembaga ini sebagai badan ekonomi yang independen.
Kehadiran Jerome Powell adalah pertunjukan perhatian publik yang langka dari pimpinan bank sentral. Ini menegaskan keinginan Fed untuk mempertahankan kredibilitasnya, terutama di saat kepercayaan publik terhadap institusi sedang berada di bawah tekanan.
Kasus ini dapat memiliki implikasi jangka panjang terhadap bagaimana kebijakan moneter dibuat—dan siapa yang berhak membuatnya.