Rupiah Indonesia baru saja mencapai titik terlemah yang pernah tercatat. Apa yang menjadi penyebabnya? Dua hambatan utama bertabrakan—kekhawatiran tentang kehilangan independensi bank sentral, dikombinasikan dengan tekanan fiskal yang semakin meningkat dan tidak kunjung hilang. Ketika Anda mencampurkan ketidakpastian kebijakan dengan tantangan anggaran struktural, kelemahan mata uang cenderung mengikuti. Ini penting tidak hanya di Indonesia sendiri—volatilitas pasar berkembang sering kali merembet ke pasar global, menciptakan risiko dan peluang bagi para trader yang memantau tren FX dan aliran modal lintas batas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
gas_guzzler
· 13jam yang lalu
Rupiah Indonesia kembali ambruk, kali ini benar-benar di luar batas... Risiko independensi bank sentral ditambah dengan utang fiskal yang buruk, di tengah tekanan ganda ini nilai mata uang sudah bisa bertahan sampai sekarang sudah cukup bagus, menurut saya ini adalah penyakit umum pasar berkembang
Lihat AsliBalas0
BearMarketGardener
· 13jam yang lalu
Rupiah Indonesia kembali anjlok, sekarang ada yang bisa dimainkan... Independensi bank sentral diragukan ditambah tekanan fiskal, pukulan ganda nih
Lihat AsliBalas0
BackrowObserver
· 13jam yang lalu
Rupiah Indonesia kembali melemah, risiko independensi bank sentral meningkat dan tekanan fiskal bertambah, kombinasi ini sangat ekstrem... Pasar berkembang bergerak, seluruh dunia ikut bergoyang, ada yang senang dan ada yang sedih, kan?
Lihat AsliBalas0
SignatureDenied
· 13jam yang lalu
Rupiah Indonesia kembali bermasalah, jika independensi bank sentral sedikit longgar, segera akan hancur
Lihat AsliBalas0
HashBard
· 13jam yang lalu
Perjalanan kematian rupiah terdengar seperti tragedi Yunani—kemerdekaan bank sentral yang mengikis sementara iblis fiskal berpesta di anggaran. Lengkung naratifnya sendiri yang menulisnya, sungguh. Ketidakpastian kebijakan hanyalah penurunan sentimen yang dibalut dalam bahasa birokratis, dan penularan pasar berkembang? *ciuman koki* di situlah leverage portofolio pergi untuk mati secara diam-diam
Lihat AsliBalas0
GasBandit
· 14jam yang lalu
Rupiah Indonesia kembali menyentuh level terendah, kali ini benar-benar agak panik, risiko independensi bank sentral dan tekanan fiskal yang bersamaan menyerang, harus bagaimana nih
Rupiah Indonesia baru saja mencapai titik terlemah yang pernah tercatat. Apa yang menjadi penyebabnya? Dua hambatan utama bertabrakan—kekhawatiran tentang kehilangan independensi bank sentral, dikombinasikan dengan tekanan fiskal yang semakin meningkat dan tidak kunjung hilang. Ketika Anda mencampurkan ketidakpastian kebijakan dengan tantangan anggaran struktural, kelemahan mata uang cenderung mengikuti. Ini penting tidak hanya di Indonesia sendiri—volatilitas pasar berkembang sering kali merembet ke pasar global, menciptakan risiko dan peluang bagi para trader yang memantau tren FX dan aliran modal lintas batas.