Belakangan ini ada lembaga riset yang mengumpulkan data, dan setelah melihatnya cukup menyentuh hati. Dari Januari tahun lalu hingga November tahun ini, siapa yang paling banyak menanggung biaya tarif di Amerika Serikat? Pada dasarnya adalah konsumen domestik dan importir yang menanggungnya, mereka memikul 96% dari biaya tersebut. Sebaliknya, tekanan dari eksportir asing jauh lebih kecil.
Data yang lebih visual: ekonomi AS telah mengeluarkan biaya tambahan hampir 200 miliar dolar AS. Meskipun saat ini inflasi masih cukup moderat, biaya ini sudah lama diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi para investor yang memperhatikan pasar global di sini, perubahan kebijakan makro semacam ini sering mempengaruhi aliran dana dan ekspektasi pasar, jadi perlu lebih memperhatikan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MidnightGenesis
· 5jam yang lalu
Data on-chain menunjukkan bahwa transfer bea masuk ini sangat menyeluruh, 96% dibebankan ke konsumen, dari logika kode terlihat seperti pola arbitrase makro yang klasik
Lihat AsliBalas0
LightningClicker
· 6jam yang lalu
Konsumen Amerika kembali dirugikan, janji melindungi industri lokal malah dibayar oleh orang dalam sendiri, lucu banget
Lihat AsliBalas0
LadderToolGuy
· 6jam yang lalu
又是这套把账单甩给消费者的把戏,早就看透了
Amerika sendiri bermain permainan tarif, akhirnya rakyatlah yang membayar, logika ini benar-benar luar biasa
2000亿就这么悄悄进入 catatan inflasi, semua orang tidak merasa apa-apa sudah mengeluarkan uang
Tarif, jujur saja, adalah cara terselubung untuk mencuri dari rakyat, eksportir tersenyum lebar, konsumen menangis di sana
Jadi inilah mengapa akhir-akhir ini merasa membeli apa pun jadi mahal, ternyata semua ini karena hal ini
Tunggu dulu, 96% dari tekanan biaya? Bagaimana data ini dihitung, rasanya agak tidak masuk akal
Modal mulai menghindar dari Amerika, jika terus seperti ini, pasti akan ada efek sampingnya
Begitu kebijakan tarif diterapkan, investor ritel pun harus ikut menanggung akibatnya, aliran dana pun jadi kacau
Lihat AsliBalas0
GasGuzzler
· 6jam yang lalu
96%?Angka ini benar-benar luar biasa, konsumen Amerika benar-benar kena getahnya
Tentang tarif, jujur saja, itu adalah orang dalam yang membayar, lucu banget
200 miliar dolar AS sia-sia, entah bagaimana cara menghitungnya, tidak masuk akal
Inflasi masih lembut? Saya rasa belum merespons sepenuhnya, pasti meledak kapan saja
Jadi, pasar ini harus tetap memperhatikan pergerakan pasar saham AS
Begitu kebijakan tarif dikeluarkan, aliran dana global bisa berubah dalam sekejap
Konsumen domestik jadi korban, benar-benar tak bisa berkata apa-apa
Investasi harus cerdas, jika salah sedikit dalam melihat makro, bisa terjebak
Ini adalah permainan kebijakan yang tipikal, akhirnya yang menderita adalah orang biasa
200 miliar dolar ditaruh di sana, siapa pun pasti merasa sakit
Ya ampun, ini adalah cara Amerika secara tidak langsung merampas dompet rakyatnya sendiri
Permainan tarif, pada akhirnya yang selalu terluka adalah sisi konsumsi
Kita harus waspada terhadap gelombang yang disebabkan oleh kebijakan ini
Belakangan ini ada lembaga riset yang mengumpulkan data, dan setelah melihatnya cukup menyentuh hati. Dari Januari tahun lalu hingga November tahun ini, siapa yang paling banyak menanggung biaya tarif di Amerika Serikat? Pada dasarnya adalah konsumen domestik dan importir yang menanggungnya, mereka memikul 96% dari biaya tersebut. Sebaliknya, tekanan dari eksportir asing jauh lebih kecil.
Data yang lebih visual: ekonomi AS telah mengeluarkan biaya tambahan hampir 200 miliar dolar AS. Meskipun saat ini inflasi masih cukup moderat, biaya ini sudah lama diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi para investor yang memperhatikan pasar global di sini, perubahan kebijakan makro semacam ini sering mempengaruhi aliran dana dan ekspektasi pasar, jadi perlu lebih memperhatikan.