Saat ini diskusi tentang protokol penyimpanan terdesentralisasi biasanya berhenti pada perbandingan kapasitas dan biaya—menganggapnya sebagai gudang murah semata. Tapi ini melewatkan apa yang sebenarnya ingin dilakukan oleh generasi protokol baru.
Ambisi proyek seperti Walrus jauh melampaui sekadar penyimpanan. Mereka ingin mengubah tumpukan data pasif menjadi "lapisan ketersediaan data yang dapat diprogram dan komputasi". Singkatnya, data tidak hanya harus bisa disimpan dan diambil, tetapi juga harus bisa melakukan komputasi ringan yang terpercaya dan efisien secara lokal. Inilah kunci pelepasan nilai.
Bagaimana teknologi mewujudkannya? Kuncinya terletak pada integrasi mendalam antara Walrus dan kontrak pintar Sui. Data di sini bukan rangkaian biner mati, melainkan "objek yang dapat diprogram" yang dapat dikemas, diverifikasi metadata-nya, dan langsung dipanggil oleh kontrak Move. Dengan kata lain, Anda dapat membangun logika bisnis di atas data.
Contoh nyata: satu set data pelatihan machine learning disimpan di Walrus, dan dapat diikat ke kontrak pintar. Kontrak ini sudah ditulis dengan aturan akses dan mikro pembayaran. Insinyur AI tidak perlu mengunduh seluruh data, cukup membayar dan langsung mengirim tugas ke node edge jaringan, yang kemudian melakukan perhitungan secara lokal dan hanya mengembalikan hasil akhir. Konsep penyimpanan dan komputasi terpadu seperti ini pun muncul.
Ini akan mengubah total cara kerja ekonomi data. Desain ekonomi token WAL akan berkembang dari sekadar "biaya penyimpanan" menjadi model tiga dimensi "sewa penyimpanan + bahan bakar komputasi + jaminan verifikasi hasil". Peran node penyimpanan juga tidak lagi sebagai gudang pasif, melainkan sebagai penyedia ganda penyimpanan dan komputasi. Ini adalah perubahan paradigma secara keseluruhan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MemeCurator
· 18jam yang lalu
Ini adalah hal yang saya ingin lihat, akhirnya ada orang yang menjelaskan dengan jelas tentang penyimpanan ini
Lihat AsliBalas0
ETHReserveBank
· 18jam yang lalu
Oh, akhirnya ada yang menjelaskan hal ini, penyimpanan ≠ gudang, pandangan ini harus diubah
WAL memang sedang membangun lapisan komputasi dan bukan hanya disk murah, integrasi penyimpanan dan komputasi adalah puncaknya
Lihat AsliBalas0
HalfBuddhaMoney
· 19jam yang lalu
Sial, akhirnya ada orang yang menjelaskan hal ini secara menyeluruh. Pendekatan penyimpanan dan komputasi terpadu memang benar-benar diremehkan
Lihat AsliBalas0
just_here_for_vibes
· 19jam yang lalu
Oh wow, ini yang ingin saya dengar, bukan lagi cerita tentang hard disk murah
Saat ini diskusi tentang protokol penyimpanan terdesentralisasi biasanya berhenti pada perbandingan kapasitas dan biaya—menganggapnya sebagai gudang murah semata. Tapi ini melewatkan apa yang sebenarnya ingin dilakukan oleh generasi protokol baru.
Ambisi proyek seperti Walrus jauh melampaui sekadar penyimpanan. Mereka ingin mengubah tumpukan data pasif menjadi "lapisan ketersediaan data yang dapat diprogram dan komputasi". Singkatnya, data tidak hanya harus bisa disimpan dan diambil, tetapi juga harus bisa melakukan komputasi ringan yang terpercaya dan efisien secara lokal. Inilah kunci pelepasan nilai.
Bagaimana teknologi mewujudkannya? Kuncinya terletak pada integrasi mendalam antara Walrus dan kontrak pintar Sui. Data di sini bukan rangkaian biner mati, melainkan "objek yang dapat diprogram" yang dapat dikemas, diverifikasi metadata-nya, dan langsung dipanggil oleh kontrak Move. Dengan kata lain, Anda dapat membangun logika bisnis di atas data.
Contoh nyata: satu set data pelatihan machine learning disimpan di Walrus, dan dapat diikat ke kontrak pintar. Kontrak ini sudah ditulis dengan aturan akses dan mikro pembayaran. Insinyur AI tidak perlu mengunduh seluruh data, cukup membayar dan langsung mengirim tugas ke node edge jaringan, yang kemudian melakukan perhitungan secara lokal dan hanya mengembalikan hasil akhir. Konsep penyimpanan dan komputasi terpadu seperti ini pun muncul.
Ini akan mengubah total cara kerja ekonomi data. Desain ekonomi token WAL akan berkembang dari sekadar "biaya penyimpanan" menjadi model tiga dimensi "sewa penyimpanan + bahan bakar komputasi + jaminan verifikasi hasil". Peran node penyimpanan juga tidak lagi sebagai gudang pasif, melainkan sebagai penyedia ganda penyimpanan dan komputasi. Ini adalah perubahan paradigma secara keseluruhan.