Ada ketidaksesuaian yang berulang di ruang Web3 yang patut diperiksa: banyak pengembang memasarkan diri mereka sebagai fokus pada privasi, mendukung desentralisasi dan kedaulatan data pengguna. Namun ketika pengguna menyelidiki lebih dalam, mereka sering menemukan bahwa informasi pribadi masih terpusat di server pengembang sendiri daripada benar-benar terdesentralisasi. Kesenjangan antara retorika privasi dan implementasi nyata ini menimbulkan pertanyaan yang sah tentang apa arti "privasi-pertama" dalam praktiknya. Apakah kita melihat infrastruktur privasi yang asli, atau hanya kerangka pemasaran? Infrastruktur kurang penting daripada transparansi—pengguna berhak tahu tepat di mana data mereka disimpan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
NFTPessimist
· 12jam yang lalu
Sekali lagi hanya kedok privacy-first, aku cuma mau tahu berapa banyak yang benar-benar tersebar, kebanyakan masih disimpan di server sendiri, lucu banget
Lihat AsliBalas0
quiet_lurker
· 12jam yang lalu
Itu lagi-lagi trik lama, berbicara dengan sangat meyakinkan tetapi data tetap di tangan mereka, sungguh luar biasa
Lihat AsliBalas0
MetaverseHobo
· 12jam yang lalu
Itu lagi-lagi pola lama, ngomong privasi nomor satu, tapi data tetap tersimpan di server mereka sendiri.
Ada ketidaksesuaian yang berulang di ruang Web3 yang patut diperiksa: banyak pengembang memasarkan diri mereka sebagai fokus pada privasi, mendukung desentralisasi dan kedaulatan data pengguna. Namun ketika pengguna menyelidiki lebih dalam, mereka sering menemukan bahwa informasi pribadi masih terpusat di server pengembang sendiri daripada benar-benar terdesentralisasi. Kesenjangan antara retorika privasi dan implementasi nyata ini menimbulkan pertanyaan yang sah tentang apa arti "privasi-pertama" dalam praktiknya. Apakah kita melihat infrastruktur privasi yang asli, atau hanya kerangka pemasaran? Infrastruktur kurang penting daripada transparansi—pengguna berhak tahu tepat di mana data mereka disimpan.